Mantan manajer kampanye Trump dikenai dakwaan konspirasi menipu Amerika Serikat

Paul Manafort Hak atas foto Reuters
Image caption Paul Manafort tiba di kantor FBI di Washington, Senin pagi (30/10).

Mantan manajer kampanye pemilihan presiden Donald Trump, Paul Manafort, secara resmi dikenai 12 dakwaan terhadap Amerika Serikat dalam berurusan dengan Ukraina.

Kedua belas dakwaan itu antara lain meliputi konspirasi untuk melalukan pencucian uang dan gagal melaporkan kepemilikan rekening bank di luar negeri. Dakwaan yang sama juga diarahkan kepada salah seorang mitra bisnis Manafort, Rick Gates.

Kedua orang itu tercatat sebagai orang-orang pertama yang dikenai dakwaan dalam penyelidikan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2016 yang dimenangkan oleh Donald Trump.

Diminta menyerahkan diri

Keduanya dikenai dakwaan atas dasar hubungan mereka dengan sejumlah politikus pro-Rusia di Ukraina antara 2006 hingga 2015.

Baik kubu Rusia maupun Donald Trump sejauh ini membantah tudingan campur tangan Rusia untuk memenangkan Trump. Presiden AS itu berkali-kali menyebut dugaan keterlibatan Kremlin dalam pemilu Amerika sebagai berita bohong semata.

Hak atas foto JIM WATSON/AFP
Image caption Presiden Donald Trump membantah keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden yang dimenangkannya.

Disebutkan oleh kubu Trump bahwa Manafort bertugas sebagai manajer kampanye hanya untuk waktu yang singkat, dan kemudian diminta untuk mengundurkan diri ketika muncul tudingan-tudingan yang diarahkan kepadanya.

Paul Manafort tiba di kantor FBI di Washington, Senin pagi (30/10) setelah diperintahkan untuk menyerahkan diri kepada pihak berwenang. Ia datang dengan didampingi oleh seorang pengacaranya.

Penyelidikan kasus dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat dipimpin oleh Robert Mueller yang bertugas menyelidiki keterkaitan antara Rusia dengan tim kampanye Trump.

Berita terkait