Pria penyerang mobil pikap di New York 'terinspirasi' oleh ISIS

Hak atas foto Reuters
Image caption Wartawan berkumpul di depan apartemen di Paterson, New Jersey, yang menurut media merupakan tempat tinggal Sayfullo Saipov.

Pria yang dituduh menewaskan delapan orang dengan menabrakkan mobil pikap di jalur sepeda di kawasan Manhattan, New York, terinspirasi oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Wakil Komisioner Kepolisian New York, John Miller, mengatakan catatan-catatan dalam bahasa Arab yang mengklaim serangan atas nama ISIS ditemukan di tempat serangan, Selasa (31/10).

Tersangka penyerang, Sayfullo Saipov -yang merupakan pria pendatang berusia 29 tahun dari Uzbekistan- ditembak oleh polisi dan menderita cedera. Dia masih dirawat di rumah sakit dan dalam status tahanan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Salah satu catatan yang ditemukan mengatakan 'Negara Islam akan bertahan selamanya'.

"Berdasakan penyelidikan sepanjang malam, tampaknya Saipov sudah merencanakan hal ini selama beberapa pekan," jelas Miller.

"Dia melakukan ini atas nama ISIS dan bersama barang-barang lain yang ditemukan di tempat kejadian ada beberapa catatan yang lebih lanjut mengindikasikan hal tersebut."

________________________________________________________________________

Sekilas Sayfullo Saipov?

Saipov dilaporkan tinggal di Tampa, Florida, sebelum pindah ke Paterson, New Jersey.

Dia tiba di Amerika Serikat dari Usbekistan pada tahun 2010 dan merupakan penduduk sah. Perusahaan taksi aplikasi, Uber, mengukuhkan dia pernah bekerja sebagai supir untuk mereka.

Tiga aparat mengatakan Saipov sebelumnya menjadi perhatian pihak berwenang federal karena penyelidikan yang tidak terkait dengan serangan ini, seperti dilaporkan koran The New York Times.

Hak atas foto St Charles County Policer Department
Image caption Sayfullo Saipov pernah ditangkap di Missouri karena pelanggaran lalu lintas.

Catatan polisi memperlihatkan dia ditangkap di Missouri tahun lalu karena pelanggaran lalu lintas,

Presiden Usbekistan, Shavkat Mirziyoyev, mengatakan kepada Presiden Trump bahwa negaranya siap 'menggunakan semua pasukan dan sumber daya' untuk membantu penyelidikan.

Namun para pejabat Usbekistan masih belum mengukuhkan identitas dan kebangsaan dari tersangka penyerang.

___________________________________________________________________________

"Dia tampaknya mengikuti hampir sepenuhnya instruksi 'T' yang ditaruh ISIS di media sosialnya sebelumnya, dengan instruksi kepada para pengikut tentang bagaimana melakukan serangan seperti itu," jelas John Miller.

Salah satu catatan yang ditemukan, tambah Miller, mengatakan 'Negara Islam akan bertahan selamanya'.

Polisi sudah menyegel rumah Saipov di Paterson, New Jersey, dan melakukan penyelidikan di tempat tersebut.

ISIS dalam beberapa bulan belakangan ini menderita kekalahan militer di Suriah dan kelompok-kelompok yang didukung pasukan Amerika Serikat berhasil merebut kembali kawasan yang pernah mereka tetapkan sebagai 'kekhalifahan'.

Hak atas foto EPA
Image caption Delapan orang tewas dan 11 lainnya cedera ditabrak oleh Sayfullo Saipov di jalur sepeda.

Insiden penabrakan tersebut membuat New York meningkatkan pengerahan polisi di jaringan angkutan umum dan juga tambahan polisi yang berseragam maupun tidak saat Marathon New York, Minggu (05/11).

Sementara Presiden Donald Trump mengambil langkah untuk menghentikan program undian keragaman, yang merupakan sistem yang memungkinkan tersangka pelaku serangan masuk ke Amerika Serikat.

Trump juga mengkritik sistem pengadilan AS dengan mengatakan mempertimbangkan untuk mengirim tersangka ke penjara militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba.

"Kami juga datang dengan hukuman yang jauh lebih cepat dan lebih berat dibanding hukuman yang didapat para binatang ini sekarang," katanya.

Topik terkait

Berita terkait