Spanyol rilis surat perintah penangkapan bagi pemimpin Catalunya

Catalunya Hak atas foto Reuters
Image caption Puigdemont meminta agar rekan-rekannya dibebaskan

Seorang Jaksa Spanyol telah mengeluarkan Surat Perintah Pengkapan Warga Eropa (EAW) bagi pemimpin Catalunya yang dipecat dan empat sekutunya yang pergi ke Belgia.

Lima orang ini tidak menghadiri sebuah persidangan di Madrid pada Kamis ( 02/11) lalu ketika sembilan orang mantan anggota pemerintahan regional Catalunya ditahan.

Seorang mantan pejabat Catalunya yang ditahan telah dibebaskan dengan jaminan sekitar RP 783 juta (€50.000).

Para mantan pejabat Catalunya itu menghadapi dakwaan pemberontakan dan penyalahgunaan dana publik untuk mendorong kemerdekaan Catalunya.

Puigdemont mengatakan dia tidak akan kembali ke Spanyol kecuali mendapat jaminan untuk menjalani persidangan yang adil.

Juru bicara kejaksaan Belgia mengatakan kepada kantor berita AFP, akan '"mempelajari" surat perintah tersebut.

Parlemen regional Catalunya memilih untuk memproklamirkan kemerdekaan wilayah ini pada minggu lalu, setelah dilakukan sebuah referendum ilegal yang digelar oleh pemerintah Catalunya pada 1 Oktober lalu.

Tidak ada negara yang mengakui deklarasi kemerdekaan tersebut dan pemerintah Spanyol telah mengambil alih kekuasaan dengan menggunakan aturan darurat dalam konstitusinya.

Siapa yang terancam diekstradisi?

Puigdemont merupakan presiden di wilayah otonom Catalunya sampai proklamasi kemerdekaan dan menganggap dirinya sebagai presiden dari negara baru yang memproklamirkan diri sebagai "Republik Catalunya".

Puigdemont dan koleganya pergi ke Belgia untuk mengangkat kasus status negara mereka pada institusi Eropa dan dia berkeras tidak berupaya unutk menghindari "keadilan yang sesungguhnya".

Dalam sebuah wawancara dengan TV Belgia yang ditayangkan pada Jumat (03/11) bahwa dia akan bekerja sama dengan otoritas peradilan Belgia.

Dia juga mengatakan siap untuk menyelenggarakan pemilihan regional di Catalunya pada bulan depan.

Jaksa Spanyol juga mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi empat mantan pejabat Catalunya yang pergi bersama Puigdemont.

  • Meritxell Serret, mantan menteri pertanian
  • Antoni Comín, mantan menteri kesehatan
  • Lluís Puig, mantan menteri kebudayaan
  • Clara Ponsatí, mantan menteri pendidikan

Apakah surat perintah penahanan itu akan ditindaklanjuti?

Surat perintah penahanan telah dikirimkan ke jaksa Belgia, yang memiliki waktu 24 jam untuk memutuskan keabsahan dokumen,

Jika dokumen itu sah, akan dikirimkan ke seorang hakim yang akan memutuskan apakah Puigdemont dan empat orang lainnya harus ditangkap.

Hak atas foto Reuters
Image caption Para pemrotes di jalanan di Barcelona mengkritik penahanan mantan pejabat Catalunya

Belgia memiliki waktu maksimal 60 hari untuk mengembalikan tersangka ke Spanyol setelah penangkapan. Tetapi jika tersangka tidak mengajukan keberatan secara hukum, maka pemindahan tahanan dapat dilakukan lebih cepat.

Sebuah negara dapat menolak surat perintah penangkapan Uni Eropa jika ada kekhawatiran ekstradisi tersebut akan melanggar hak asasi tersangka.

Diskriminasi berdasarkan politik, agama atau ras juga dapat dijadikan alasan penolakan. Selain itu kekhawatiran tersangka tidak akan mendapatkan persidangan yang adil, juga bisa menjadi alasan penolakan.

Ada 32 pelanggaran yang disepakati dalam daftar Uni Eropa- dalam Pasal Dua dari aturan EAW - yang tidak ada syarat sebuah pelanggaran disebut sebagai kejahatan di kedua negara. Dengan kata lain, setiap pelanggaran semacam itu dapat menjadi alasan untuk ekstradisi, dengan syarat hukumannya sedikitnya tiga tahun penjara.

Bagaimanapun, "hasutan" ataupun "pemberontakan" yang dituduhkan Spanyol pada pemimpin Catalunya tidak ada dalam daftar tersebut.

Bagaimana mereka yang sudah di penjara?

Ribuan orang berkumpul di Barcelona dan kota lain di Catalunya selama dua malam untuk meminta pembebasan mantan pejabat yang ditahan pada Kamis (02/11) lalu.

Santi Vila, mantan menteri bisnis, dibebaskan dengan jaminan atas permintaan jaksa setelah ditahan selama satu malam.

"Rekan-rekan saya dan saya dalam keadaan baik, kami bersikap tenang," kata dia ketika meninggalkan penjara di Madrid, tetapi dia menyebut penahanan tersebut "tidak proporsional", seperti dilaporkan koran Spanyol El País.

Dia telah mengundurkan diri dari kabinet sebelum parlemen Catalunya memilih untuk merdeka.

Hak atas foto Reuters
Image caption Tujuh dari delapan menteri ketika menuju pengadilan pada Kamis lalu

Mantan pejabat Catalunya yang masih ditahan:

  • Oriol Junqueras, mantan deputi wakil presiden
  • Joaquim Forn, mantan menteri dalam negeri
  • Raül Romeva, mantan menteri luar negeri
  • Carles Mundó, mantan menteri kehakiman
  • Dolors Bassa, mantan menteri perburuhan
  • Jordi Turull, mantan dewan pemerintah presiden
  • Josep Rull, mantan menteri pembangunan yang berkelanjutan
  • Meritxell Borras, mantan menteri kebudayaan

Para pemrotes juga meminta pembebasan dua orang pemimpin separatis akar rumput, Jordi Sánchez dan Jordi Cuixart, yang ditahan sejak bulan lalu. Jordi Sánchez dan Jordi Cuixart kalah di tingkat banding untuk pembebasan mereka pada Jumat lalu.

Lima pejabat senior perlemen Catalunya, dan juga ketua parlemen Carme Forcadell, menghadapi tuduhan yang sama, tetapi karena memiliki kekebalan hukum sebagai anggota parlemen, kasusnya ditangani oleh Mahkamah Agung. Persidangan pejabat parlemen itu akan ditunda sampai 9 November nanti.

Berita terkait