Pangeran Mansour bin Muqrin yang tewas dalam kecelakaan helikopter

Arab Saudi, Mansour Hak atas foto TWITTER/@ASIRMUNICIPAL
Image caption Pangeran Mansour merupakan putra dari Putra Mahkota Muqrin bin Abdulaziz.

Seorang pangeran Arab Saudi tewas setelah helikopter yang dia tumpangi jatuh dekat perbatasan Yaman.

Pangeran Mansour bin Muqrin, yang menjabat wakil gubernur Provinsi Asir, sedang bepergian bersama sejumlah pejabat tatkala helikopter tersebut jatuh, sebagaimana dilaporkan Kementrian Dalam Negeri.

Tidak dijelaskan penyebab kecelakaan.

Namun kecelakaan terjadi beberapa jam setelah pembersihan besar-besaran kepemimpinan politik dan bisnis kerajaan itu.

Badan antikorupsip yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman -yang berusia 32 tahun- memerintahkan penangkapan belasan orang, termasuk 11 putra mahkota. empat menteri dan belasan mantan menteri lainnya.

Pangeran Mansour bin Muqrin tidak masuk dalam daftar individu yang ditangkap.

Pengamat berpendapat gerakan yang belum pernah ditempuh sebelumnya itu merupakan upaya untuk menguatkan kekuatan dari ahli waris tahta tersebut.

Pangeran Mansour merupakan putra dari Pangeran Muqrin bin Abdulaziz -mantan kepala intelijen yang merupakan putra mahkota antara Januari hingga April 2015 sebelum disingkirkan oleh ayah Pangeran Mohammed, Raja Salman, yang kini berusia 81 tahun.

Mansour bertugas sebagai konsultan untuk pengadilan kerajaan dan pada April 2017 termasuk satu dari delapan pangeran yang ditunjuk menjadi wakil gubernur.

Pada akhir pekan lalu, Arab Saudi mengklaim telah menangkal sebuah rudal balistik dari Yaman yang menyasar Bandara Internasional King Khalid dekat Riyadh.

Topik terkait

Berita terkait