'Kerusuhan' di berbagai kota Prancis gara-gara potongan harga Nutella

Nutella Hak atas foto Getty Images
Image caption "Nutella membangkitkan antusiasme Anda," kata slogan di pot selai manis itu.

Kericuhan terjadi di jaringan supermarket di Prancis setelah para pengunjung berdesak-desakan untuk berebut membeli selai coklat Nutella yang tengah didiskon.

Supermarket Intermarché menawarkan potongan harga sebesar 70% untuk Nutella, sehingga harganya turun dari €4,50 atau Rp75.000 menjadi €1,40 atau Rp23.000.

Para pembeli berebutan hingga saling menghardik, dan saling mendorong satu sama lain, bahkan melakukan kekerasan.

"Mereka bertingkah seperti binatang. Seorang perempuan dijambak, seorang perempuan lanjut usia membawa satu kotak penuh Nutella di kepalanya. Ada yang tangannya sampai berdarah," kata seorang pembeli kepada media Prancis.

Seorang pembeli mengalami luka lebam di mata, tutur sebuah laporan.

Seorang staf di salah satu supermarket Intermarché di Prancis mengatakan kepada surat kabar regional Le Progrès, "Kami mencoba menengahi para pembeli, namun mereka mendorong kami dengan keras."

Dalam waktu 15 menit stok Nutella ludes.

Kejadian serupa dilaporkan terjadi di berbagai kota Prancis, dengan beberapa di antaranya digambarkan sebagai 'kerusuhan'.

Sekitar 365 juta kilogram Nutella dikonsumsi setiap tahun di 160 negara di seluruh dunia.

Selai manis ini dibuat oleh keluarga Ferrero pada tahun 1940-an di wilayah Piedmont Italia, yang terkenal dengan hazelnutnya.

Perusahaan pembuat Nutella mengatakan mereka menyesalkan kericuhan hari Kamis (25/01) itu.

Namun, mereka menegaskan bahwa diskon tersebut merupakan kebijakan Intermarché sendiri.

Topik terkait

Berita terkait