Polisi gagalkan penyelundupan 41.000 benda budaya tua

Benda arkeologi Hak atas foto Spanish Guardia Civil
Image caption Polisi Spanyol menyita lebih dari 2000 benda seni yang diantaranya terdiri dari benda arkeologi dan koin-koin Romawi.

Lebih dari 41.000 benda berharga disita dalam operasi besar-besaran terhadap penyelundupan benda-benda budaya ilegal, kata Europol.

Kepolisian Eropa itu mengungkapkan benda-benda yang disita itu terdiri dari lukisan, patung, alat musik, perabotan dan senjata-senjata kuno.

Petugas bea dan cukai serta polisi dari 81 negara turut ambil bagian dalam operasi besar-besaran yang berlangsung pada akhir tahun lalu tersebut.

Mereka melakukannya dengan antara lain meningkatkan pemeriksaan di bandara-bandara, tempat lelang dan penjualan lewat internet.

Hak atas foto Europol
Image caption Aparat bea dan cukai serta polisi yang tergabung dari 81 negara turut serta dalam operasi besar-besaran itu.

Di Spanyol saja, polisi menyita lebih dari 2.000 benda-benda bernilai budaya. Sebagian besar berupa koin-koin dari Kekaisaran Romawi dan benda-benda arkeologi yang terbuat dari keramik, logam dan batu.

Di tempat lain, berbagai benda dari gading disita termasuk ukiran Kristus yang di pasaran ditaksir bernilai 6.000 euro atau sekitar Rp100 juta.Yang juga diselundupkan adalah berbagai jenis senjata kuno, diantaranya pedang, pistol tua, panah dan katana - sejenis pedang tradisional Jepang.

Polisi memulai penyelidikan dengan mengawasi situs situs web yang digunakan untuk membeli dan menjual berbagai artefak sejarah.

Penyidik mengatakan, kini semakin banyak pelaku kejahatan yang berhubungan dengan para kolektor secara online dan menghindari jalur-jalur tradisional seperti tempat-tempat pelelangan.

Hak atas foto Europol
Image caption Berbagai macam benda arkeologi ikut disita dalam operasi tersebut.

Topik terkait

Berita terkait