Panglima angkatan bersenjata Arab Saudi dipecat

Saudi Arabia's King Salman bin Abdulaziz (C) Hak atas foto Getty Images
Image caption Raja Salman mulai berkuasa sejak 2015, dan sejak tahun lalu menunjuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang dipandang progresif.

Raja Salman memecat panglima angkatan bersenjata serta sejumlah perwira lain, dalam perombakan besar-besaran kemiliteran Arab Saudi.

Yang juga dipecat melalui dekrit yang dikeluarkan Raja Arab Saudi larut malam itu, antara lain kepala staf angkatan darat dan kepala staf angkatan udara.

Tak dijelaskan alasan pemecatan-pemecatan yang diumumkan melalui pemberitaan SPA, kantor berita resmi Arab Saudi itu.

Pemecatan ini terjadi saat militer Arab Saudi sedang memimpin koalisi untuk menumpas pemberontakan di Yaman, yang akan segera genap tiga tahun.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang juga merupakan Menteri Pertahanan, diyakini berada di balik berbagai perombakan politik Saudi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman.

Tahun lalu, puluhan tokoh terkemuka Saudi, termasuk para pangeran, menteri dan para usahawan super kaya, ditahan di sebuah hotel bintang lima yang diubah jadi penjara bagi mereka, dalam gebrakan pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Siapa keluar? Siapa masuk?

Menurut SPA, Panglima Angkatan Bersenjata, Jenderal Abdul Rahman bin Saleh al-Bunyan adalah salah satu tokoh yang 'masa baktinya dihentikan.'

Sejumlah perwira sudah dipromosikan untuk menggantikan mereka yang dipecat.

Saudi juga menunjuk sejumlah pejabat politik baru, termasuk wakil menteri tenaga kerja dan pembangunan sosial, yang dijabat oleh seorang perempuan, Tamadar binti Yousef al-Ramah. Penunjukkan pejabat perempuan merupakan hal yang luar biasa langka di Arab Saudi yang ultra konservatif.

Pangeran Turki bin Talal ditunjuk sebagai wakil gubernur provinsi Asir yang baru. Ia adalah adik dari pengusaha super kaya, Pangeran Alwaleed bin Talal, yang sempat ditahan dalam gebrakan anti korupsi, sebelum dibebaskan beberapa waktu lalu.

Berita terkait