Diculik satu bulan oleh kelompok militan, 101 murid perempuan dibebaskan

Anak-anak Dapchi Hak atas foto Reuters
Image caption Gadis-gadis yang baru dibebaskan dilaporkan tampak kurus dan letih.

Hampir semua siswi Nigeria yang diyakini diculik oleh kelompok militan Islam Boko Haram di kota Dapchi, Nigeria Utara, bulan lalu kini sudah dipulangkan.

Kementerian Penerangan dan Kebudayaan Nigeria mengatakan 101 dari 110 siswi dipulangkan pada Rabu dini hari (21/03) setelah ditempuh "upaya lewat pintu belakang".

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Seorang gadis dijemput oleh ayahnya (kiri) setelah dibebaskan di Dapchi, Rabu (21/03).

Menteri Penerangan dan Kebudayaan, Alhaji Lai Mohammed, mengatakan gadis-gadis itu dibebaskan "tanpa syarat" dan "dengan bantuan beberapa teman negara ini".

"Pemerintah mempunyai pemahaman jelas bahwa kekerasan dan konfrontasi tidak akan menjadi jalan keluar karena bisa membahayakan keselamatan nyawa anak-anak, sehingga pendekatan nonkekerasan dikedepankan," tambah Mohammed.

Ditambahkannya upaya pembebasan gadis-gadis lainnya terus berlangsung.

Diantar iring-iringan

Militer lalu "menghentikan sementara" operasi di kawasan itu untuk memastikan agar tidak sampai jatuh korban.

Namun tidak disinggung sama sekali tentang laporan-laporan bahwa sejumlah siswi telah meninggal dunia.

Hak atas foto ISAAC LINUS ABRAK
Image caption Warga Dapchi merayakan kepulangan 101 gadis yang diculik bulan lalu.

Seorang ayah, Kundili Bukar, mengatakan kepada BBC bahwa para anggota kelompok militan yang diyakini sebagai Boko Haram menggunakan iring-iringan kendaraan untuk masuk ke Dapchi pada Rabu dini hari dan menyerahkan anak-anak perempuan kepada masyarakat.

Mereka lantas meninggalkan Dapchi seketika. Menurut Kundili Bukar, anak-anak tersebut tampak letih dan kurus kering, namun beberapa di antara mereka dilaporkan mempunyai kekuatan untuk berlari menuju rumah keluarga setelah dibebaskan.

Orang tua lainnya, Manuga Lawal, mengatakan ia sudah sempat berbicara dengan putrinya melalui sambungan telepon.

Hak atas foto ISAAC LINUS ABRAK
Image caption Seorang warga Dapchi menyeka air mata setelah para siswi tiba kembali di kota mereka.

Gadis-gadis kecil itu diculik setelah para anggota militan menyerbu sekolah mereka di kota Dapchi pada 19 Februari lalu.

Presiden Muhammadu Buhari mengatakan bahwa penculikan tersebut merupakan 'bencana nasional' dan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga siswi-siswi.

Kelompok militan Boko Haram berusaha mewujudkan negara Islam di bagian utara Nigeria.

Kelompok itu dilaporkan sudah berbaiat kepada kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Pada tahun 2014, Boko Haram menculik 276 siswi dari sekolah di Chibok, yang kemudian memunculkan gerakan #BringBackOurGirls di seluruh dunia.

Sebagian gadis itu diperdaya untuk dinikahi oleh para penculiknya, atau dikirim sebagai pengebom bunuh diri perempuan.

Hingga kini masih terdapat 100 gadis yang belum dibebaskan dan lokasi mereka juga belum diketahui.

Topik terkait

Berita terkait