Terkait dakwaan seksual, Kardinal Pell akan disidang di Australia

Kardinal Pell, Australia, Katolik Hak atas foto EPA
Image caption Kardinal Pell berulang kali membantah semua tuduhan yang diajukan kepadanya.

Bendahara Gereja Katolik di Vatikan, Cardinal George Pell, akan disidang untuk dakwaan kekerasan seksual di masa lalu, seperti diputuskan pengadilan.

Kardinal Pell -pemimpin Katolik asal Australia yang paling senior- menyatakan tidak bersalah dalam dakwaan yang diajukan Selasa (01/05). Dia selalu membantah tuduhan yang diajukan kepadanya.

Pengadilan Australia menyatakan walau memang ada sejumlah dakwaan yang tidak bisa diproses karena kurangnya bukti-bukti, namun ada pula yang bisa dilanjutkan.

Pria berusia 76 tahun itu merupakan salah satu pemuka agama yang berpengaruh di Vatikan, kantor pusat Gereja Katolik.

Kardina Pell -yang dianggap sebagai pemimpin Katolik tertinggi ketiga setelah Paus Fransiskus- mengambil cuti tahun lalu untuk melawan dakwaan yang diajukan kepadanya di negara asalnya.

Sebagian besar bukti-bukti terkait dakwaan atasnya dirahasiakan.

Namun setelah sidang hari Selasa, pengacaranya, Robert Richter, mengatakan dakwaan yang paling 'keji' sudah dicabut.

Apa yang diketahui terkait dakwaan?

Juni tahun lalu, polisi di negara bagian Victoria mendakwa pemuka agama ini dengan yang disebut sebagai dakwaan bersejarah yang melibatkan 'beragam pelapor'

Lebih dari 30 saksi memberikan keterangan dalam sidang awal yang berlangsung selama empat pekan sejak Maret dan sebagian besar sidang berlangsung tertutup, yang merupakan praktik pengadilan di Victoria untuk kasus serangan seksual.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Seorang pengunjuk rasa menyambut keputusan menyidangkan Kardinal Pell.

Dalam sidang pembuka, pengadilan mendengar keterangan bahwa salah satu insiden yang dilaporkan terjadi di Katedral Melbourne tahun 1990-an ketika Pell menjabat Uskup Agung Melbourne.

Dakwaan lainnya terkait dengan kolam renang di kota Ballarat tahun 1970-an, saat dia masih menjadi pastor setempat, seperti diungkapkan di sidang.

Apa tanggapan Kardinal Pell?

Pemuka agama ini secara konsisten membantah semua dakwaan yang diajukan kepadanya.

"Saya tidak bersalah atas dakwaan-dakwaan tersebut, semuanya palsu. Gagasan tentang kekerasan seksual itu menjijikkan buat saya," katanya tahun lalu.

Hak atas foto AFP
Image caption Kardinal Pell (kedua dari kanan) dalam satu kesempatan tahun 2013 bersama Paus Fransiskus di Vatikan.

Pengacaranya, Robert Richter, mengatakan dalam sidang sebelumnya bahwa dakwaan tersebut 'tidak mungkin' dan menyebut para pelapor 'tidak bisa diandalkan'.

Dia menambahkan bahwa Kardinal Pell menjadi sasaran para pelapor karena posisinya sebagai pemimpin Katolik tertinggi asal Australia dan kliennya bekerja sama penuh dengan polisi.

Apa yang terjadi hari Selasa?

Hakim Belinda Wallington menyatakan bahwa sekitar setengah dari dakwaan memiliki bukti-bukti yang cukup untuk disidangkan.

Tuduhan bahwa Kardinal Pell melakukan serangan seksual di satu bioskop di Ballarat saat penayangan film Close Encounters of The Third Kind merupakan salah satu dakwaan yang dicabut. .

Saat menjelaskan keputusannya, Hakim Wallington menyebut ada inkonsistensi antara bukti yang diajukan pelapor dan saksi-saksi lainnya, termasuk waktu penayangan film.

"Buktinya sebagai keseluruhan tidak cukup bagi juri untuk diteruskan."

Apa yang akan terjadi berikutnya?

Sidang atas Kardinal Pell bakal berlangsung di depan seorang hakim dan dewan juri yang terdiri dari 12 orang di pengadilan Victoria.

Pengadilan sudah akan menggelar langkah administratif pada Rabu (02/05), namun sidang diperkirakan baru berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.

Hari Selasa, Uskup Agung Melbourne, Denis Hart, mengungkapkan 'keyakinannya pada sistem peradilan di Asutralia' dan 'keadilan kini harus ditempuh'.

Berita terkait