Pengacara Donald Trump dibayar oleh perusahaan terkait Rusia

US President Donald Trump's personal lawyer Michael Cohen exits a hotel in New York City. Hak atas foto Reuters
Image caption Michael Cohen adalah pengacara pribadi Presiden Donald Trump sejak lama.

Michael Cohen, pengacara pribadi Donald Trump, dilaporkan telah menerima dana sebesar US$500.000 (Rp7 miliar) dari sebuah perusahaan yang terkait dengan seorang anggota oligarki Rusia, lapor sejumlah media AS.

Pengacara pribadi Presiden Donald Trump menerima pembayaran sebesar US$500.000 dari sebuah perusahaan yang terikat dengan oligarki Rusia, laporan media AS.

Mengutip berbagai catatan keuangan, laporan itu mengatakan bahwa setelah pemilu 2016, perusahaan yang didirikan oleh Michael Cohen juga dibayar oleh sejumlah perusahaan yang meminta persetujuan pemerintah untuk bisnis mereka.

Cohen sebelumnya juga membayar seorang bintang porno yang mengatakan dia berselingkuh dengan Trump.

Tahun lalu, perusahaan Cohen, Essential Consultants LLC, menerima setengah juta dolar dari Columbus Nova, perusahaan investasi di New York yang memiliki hubungan keuangan dengan perusahaan yang dikuasai oleh Viktor Vekselberg, seorang pengusaha Rusia, lapor New York Times.

Vekselberg, seperti dilaporkan Washington Post, juga merupakan anggota di lingkaran dalam Presiden Vladimir Putin.

Seorang pengacara Columbus Nova mengatakan pada hari Selasa bahwa uang itu adalah biaya konsultasi yang tidak ada hubungannya dengan Vekselberg.

Hak atas foto Getty/Reuters
Image caption Stormy Daniels mengaku ia dibayar oleh Cohen untuk tutup mulut tentang hubungan seks yang dilakukannya dengan Donald Trump.

Michael Avenatti, pengacara untuk aktris film cabul Stormy Daniels, pertama kali mengungkap hal ini di Twitter.

Stormy Daniels, yang nama aslinya adalah Stephanie Clifford, mengaku pernah melakukan hubungan seksual dengan Trump pada 2006 - pengakuan yang ditolak oleh presiden.

Cohen membayar Stormy Daniels US$130.000 (Rp1,75miliar) sebelum kampanye presiden 2016 sebagai imbalan untuk menandatangani kesepakatan tutup mulut.

Dokumen-dokumen tersebut dilaporkan menunjukkan bahwa Essential Consultants juga menerima pembayaran US$200.000 dari AT&T saat perusahaan itu mengusahakan persetujuan dari pemerintahan Trump untuk rencana akuisisi Time Warner.

AT&T mengkonfirmasi kepada CNN bahwa mereka melakukan pembayaran untuk jumlah yang tidak diungkapkan untuk "mendapatkan wawasan dalam memahami pemerintahan baru".

"Essential Consulting adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang berurusan dengan kami pada awal 2017 untuk memberikan wawasan dalam memahami pemerintahan baru," AT&T mengatakan pada hari Selasa.

"Mereka tidak melakukan tugas hukum atau melakukan lobi untuk kami, dan kontrak berakhir pada Desember 2017."

Bulan lalu FBI menyita berbagai dokumen dari kantor Cohen menyusul permintaan dari Penyelidik Khusus Robert Mueller, yang menyelidiki dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016.

Berita terkait