Pemilik klub Chelsea 'alami keterlambatan' perpanjang visa Inggris

Roman Abramovich Hak atas foto EPA
Image caption Roman Abramovich tidak menghadiri pertandingan final piala FA antara Chelsea dan Manchester United pada Sabtu (19/05).

Informasi yang diperoleh BBC menyebutkan bahwa Roman Abramovich, pengusaha Rusia yang memiliki klub sepak bola Chelsea, mengalami keterlambatan dalam proses memperpanjang visa Inggris.

Miliuner itu tidak menghadiri final Piala FA pada Sabtu (19/05) ketika Chelsea menang tipis atas Manchester United 1-0 di Stadion Wembley.

Seorang sumber yang dekat dengan Abramovich, 51, mengatakan proses perpanjangan visa kali ini lebih lama dari biasanya.

Kantor Abramovich mengatakan tidak mau membicarakan masalah pribadi dengan media. Adapun Menteri Negara Urusan Keamanan Inggris Ben Wallace mengatakan, "Kami secara rutin tidak mengomentari kasus-kasus individual."

Pesawat tidak kembali ke Inggris

Laporan-laporan menyebutkan visa Inggris yang dipegang Abramovich sudah tidak berlaku mulai tiga minggu lalu.

Pesawat pribadinya, Boeing 767, meninggalkan Inggris pada awal April lalu dan terbang ke Moskow, New York, Monako dan Swiss. Pesawat itu tampaknya tidak pernah kembali ke Inggris.

Hak atas foto Reuters
Image caption Abramovich mengangkat trofi yang diraih Chelsea dalam final Liga Champions melawan Bayern Muenchen pada 2012.

Berita tentang keterlambatan visa ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik antara London dan Moskow setelah kasus peracunan yang dialami mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal di Salisbury, Inggris Tenggara.

Wartawan BBC urusan masalah dalam negeri, Daniel Sandford, mengatakan Abramovich tampaknya mampu menjalankan usahanya di Rusia tanpa campur tangan berarti dari Kremlin, yang mengisyaratkan ia cukup dekat dengan Presiden Vladimir Putin.

Namun, lanjutnya, sejauh ini tidak jelas apakah keterlambatan visa ini berkaitan dengan memburuknya hubungan antara Inggris dan Rusia.

Abramovich mencetak kekayaan dari gas dan minyak pada tahun 1990-an. Ia membeli perusahaan-perusahaan yang memiliki Chelsea pada tahun 2003.

Sejak membeli klub sepak bola itu, ia sering berkunjung ke Inggris dan menonton pertandingan yang digelar di kandang Chelsea. Ia juga telah menyaksikan pertandingan final di Wembley.

Berita terkait