Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris dilanda tudingan anti Islam

Conservative poster

Sumber gambar, Getty Images

Dewan Muslim Inggris Raya (MCB) mengulangi lagi seruan agar partai Konservatif melakukan penyelidikan independen untuk dugaan Islamofobia di dalam partai yang berkuasa di Inggris itu.

MCB yang sudah beberapa kali menuntut dilakukannya penyelidikan, mengatakan bahwa sekarang ini telah terjadi insiden "lebih dari seminggu sekali" yang melibatkan calon atau anggota parlemen dari partai itu.

Dalam sebuah surat terbuka, MCB mengatakan bahwa ketua Konservatif, Brandon Lewis harus "memastikan agar kaum rasis dan orang-orang fanatik tidak memiliki tempat" di dalam partai.

Seorang juru bicara Tory mengatakan bahwa mereka memperlakukan semua insiden Islamofobia secara serius.

Surat terakhir dari MCB menyebutkan serangkaian insiden anti Islam terjadi selama bulan April dan awal Mei. 

MCB menyebut antara lain, seorang anggota parlemen, Bob Blackman, yang pernah dikecam karena mengadakan acara di Parlemen bersama seorang Hindu nasionalis kontroversial.

Saat itu, Partai Buruh dan MCB mengatakan bahwa Tapan Ghosh, nasionalis Hindu dari India itu berpandangan "menjijikkan" tentang Muslim.

Blackman mengatakan dia tidak menyesal telah tampil bersamanya, tetapi tidak setuju dengan cuitan Ghosh tentang Muslim. Sementara Ghosh sendiri mengaku bahwa dia bukan orang Islamofobia.

Surat MCB, dikirim oleh sekretaris jenderalnya Harun Khan, menyerukan Tory -julukan Partai Konservatif- untuk "menerbitkan daftar peristiwa Islamofobia yang terjadi di dalam partai", dan "menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan tentang Islamofobia".

Menanggapi surat itu, seorang juru bicara Konservatif mengatakan: "Kami menganggap serius semua insiden tersebut, itulah kami menskors semua orang yang berperilaku tidak semestinya dan meluncurkan penyelidikan segera."