Banjir hambat penyelamatan belasan remaja di gua Thailand

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Belasan remaja hilang dalam gua, Thailand kerahkan 1000 orang tim pencari

Luapan air menghambat pencarian 12 remaja dan pelatih sepak bola mereka yang sudah terperangkap di sebuah gua di Thailand selama empat hari.

Hujan lebat membuat permukaan air naik lebih cepat daripada kemampuan alat untuk memompanya sehingga membuat putus asa ratusan petugas penyelamat.

Pintu masuk utama sekarang sudah tidak bisa dipakai, memicu pencarian cara lain untuk mencapai dasar kompleks terowongan.

Komunikasi dengan orang-orang hilang ini sudah terputus sejak hari Sabtu (23/06).

Tetapi pada hari Selasa, penyelam angkatan laut dilaporkan melihat jejak kaki baru di dalam kompleks terowongan, sehingga memunculkan harapan keselamatan kelompok itu.

Pompa air berkekuatan tinggi telah dipakai tetapi permukaan air naik lebih tinggi lagi semalam sehingga membanjiri lorong lain terowongan.

Tim pencari dan penyelamat kemudian meninggalkan daerah yang mereka yakini anak-anak yang hilang kemungkinan berada, dan sekarang mereka ke puncak bukit untuk menemukan lubang atau cara lain untuk masuk ke dalam.

Image caption Tim berusaha mencari cara untuk masuk ke terowongan dari puncak bukit.

Tim pencari juga menggunakan pesawat tanpa awak dengan pemindai suhu untuk terbang di atas gua di daerah itu, meskipun awan rendah membuat alat itu tidak mungkin terbang terlalu jauh, demikian dilaporkan wartawan BBC, Jonathan Head.

Selama musim hujan, banjir dapat mencapai ketinggian lima meter karena itulah tempat itu seharusnya hanya didaki antara bulan April sampai November, kata pemandu wisata setempat kepada BBC.

Image caption Lebih 1.000 orang, termasuk penyelam dan pasukan khusus terlibat dalam tim penyelamat.
Image caption Panjang gua di provinsi Chiang Rai mencapai berkilometer ke bawah tanah.
Image caption Petugas mempertimbangkan cara lain memasuki gua.
Image caption Tentara membawa slang panjang ke gua sebagai usaha untuk menguras luapan air.

Topik terkait

Berita terkait