Foto: Upaya dan doa untuk evakuasi 12 remaja Thailand yang terperangkap di gua

Penyelam gua Inggris, Robert Charles Harper, terlihat mencoba untuk membuat jalan masuk di bukit. Hak atas foto AFP
Image caption Penyelam gua Inggris, Robert Charles Harper, terlihat mencoba untuk membuat jalan masuk di bukit.

Pada tanggal 23 Juni, 12 anak laki-laki dan pelatih sepak bola mereka menjelajah sebuah gua setelah berlatih sepak bola di Thailand utara.

Sembilan hari kemudian, ke-13 orang itu ditemukan dalam keadaan hidup.

Operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan Angkatan Laut dan Udara Thailand akhirnya menemukan mereka jauh di dalam gua.

Tidak lama setelah sepeda kelompok ini ditemukan tergeletak di pintu masuk gua bulan lalu, hujan deras mengakibatkan air masuk ke dalam gua.

Para penyelamat berharap anak laki-laki berumur 11 sampai 16 tahun dan pelatih mereka tetap hidup di dalam gua Tham Luang Nang Non.

Mereka berharap belasan ketiga belas orang dapat menyelamatkan diri di bukit dalam ruang bawah tanah, meskipun terjebak banjir.

Hak atas foto AFP
Image caption Operasi penyelamatan besar-besaran dilakukan oleh Angkatan Laut dan Udara Thailand.
Hak atas foto EPA
Image caption Anak laki-laki berumur 11 sampai 16 tahun dan pelatih mereka diharapkan tetap hidup di dalam gua Tham Luang Nang Non.
Hak atas foto AFP
Image caption Foto salah satu anak yang hilang, Prachak Sutham, terlihat pada telepon murid Thailand ini.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Penyelam Angkatan Laut Thailand, bersama-sama penyelam gua dari Inggris dan beberapa tentara Amerika Serikat berusaha keras mencapai bagian terdalam Tham Luang Nang Non, gua ke empat terpanjang di Thailand.
Hak atas foto EPA
Image caption Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan petugas dari berbagai negara.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Pompa air industri dipakai untuk mengurangi permukaan air di dalam gua, tetapi mereka harus menghadapi hujan yang turun terus-menerus.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Pintu masuk gua banjir, sehingga dicari cara lain untuk masuk.
Hak atas foto AFP
Image caption Regu penyelamat sudah bertugas berhari-hari mencari para korban.
Hak atas foto REUTERS
Image caption Salah satu usaha yang dilakukan untuk mengurangi air di gua adalah dengan cara mengebor batu.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Militer mengerahkan pesawat tanpa awak dilengkapi kamera suhu untuk mencari kemungkinan jalan masuk.
Hak atas foto AFP
Image caption Robot penyelam mengirim informasi kedalaman air dan keadaan gua.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Pada hari Senin, tidak lama sebelum mereka ditemukan, penyelamat meyakini mereka berada pada jarak kurang satu kilometer dari anak-anak tersebut.
Hak atas foto REUTERS
Image caption Para korban diduga terjebak dalam sebuah terowongan sempit.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Nasib kelompok ini menjadi perhatian Thailand yang menimbulkan gelombang dukungan dan harapan, disamping perhatian media.
Hak atas foto AFP
Image caption Doa dipanjatkan untuk orang-orang hilang tersebut, termasuk seorang biarawan di altar dengan gua.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Hari Sabtu, dukun suku Akha terlihat di Hutan Taman Khun Nam Nang Non berdoa untuk membantu pencarian.
Hak atas foto Getty Images
Image caption Hari Senin, suku Lisu melakukan upacara di gua Tham Luang.
Hak atas foto AFP
Image caption Ayam dikorbankan untuk 'menjinakkan jin gua'.
Hak atas foto AFP
Image caption Ahli kesehatan Thailand mengatakan nyawa kelompok ini ditentukan dengan apakah mereka dapat menemukan air minum segar dan apakah mereka dapat bertahan tanpa makanan selama delapan hari.

Topik terkait

Berita terkait