Serangan pisau di Jerman melukai 10 orang penumpang bus

A public service bus stands in Kücknitz near Lübeck, northern Germany, after several people were injured in the bus in an assault by a man wielding a knife on July 20, 2018. Hak atas foto AFP
Image caption Sebuah bus kemudian menepi di sudut kota Lübeck, Jerman, setelah serangan pisau.

Seorang pria bersenjata pisau menyerang penumpang sebuah bus di kota Lübeck, di wilayah utara Jerman, sehingga melukai beberapa orang dan salah-seorang diantaranya luka serius, kata polisi.

Terduga pelaku, yang berumur 34 tahun, merupakan warga setempat. Saat ini dua sudah ditangkap dan ditahan.

Polisi mengatakan sejauh ini tidak ada indikasi bahwa terduga pelaku terpapar ideologi radikal.

Dalam keterangan di akun Twitternya, polisi menyebut sedikitnya 10 orang terluka akibat serangan itu. Namun laporan media lokal menyebut ada 14 orang yang mengalami luka-luka.

Kawasan di sekitar halte bus di salah-satu sudut kota Lübeck, yaitu di Kücknitz, saat ini sudah ditutup untuk umum.

Polisi mengatakan mereka menemukan tas punggung di dalam bus yang berisi cairan bahan bakar minyak, tetapi tidak menemukan bahan peledak.

Image caption Polisi menutup akses masyarakat umum di lokasi serangan pisau.

"Jumlah pasti korban luka-luka masih belum jelas. Tapi tidak ada korban tewas," kata polisi dalam pernyataannya.

"Adapun latar belakang serangan ini masih belum jelas dan masih diselidiki," tambahnya.

Pernyataan itu juga menyebutkan: "Identitas pelaku telah diklarifikasi: seorang warga negara Jerman berumur 34 tahun yang tinggal di Lübeck.

"Saat ini tidak ada indikasi bahwa pria itu terkait gerakan politik politik dan tidak ada tanda-tanda berlatar terorisme."

Serangan terjadi sekitar pukul 13:47 waktu setempat.

Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar Lübecker Nachrichten bahwa seorang penumpang baru saja memberikan kursinya untuk seorang perempuan yang lebih tua, ketika penyerang menikam dadanya.

Sopir bus kemudian menepi ke sisi jalan dan penumpang itu lantas melarikan diri. Keterangan polisi menyebutkan tersangka kemudian berhasil ditangkap oleh petugas di tempat kejadian.

Pada April lalu, seorang pria menabrakkan kendaraan roda empatnya ke kerumunan orang di luar gedung restoran di kota Münster, Jerman, yang menewaskan dua orang sebelum yang bersangkutan menembak mati dirinya sendiri.

Polisi mengatakan tidak ada kaitan dengan terorisme dalam kasus itu.

Di kota Berlin pada Desember 2016, seorang warga Tunisia yang memiliki hubungan dengan kelompok militan Islam membajak sebuah truk dan menabrakkannya di kerumunan orang di pasar Natal, yang menewaskan 12 orang.

Berita terkait