Seorang pria ditetapkan sebagai tersangka penembakan Kanada

Constable Robert (Robb) Costello, 45, and Constable Sara Burns, 43.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Robb Costello adalah ayah dari empat anak dan Sara Burns ibu tiga anak

Seorang pria ditetapkan sebagai tersangka dan dituntut dengan empat tuduhan pembunuhan setelah dua petugas polisi dan dua warga sipil dia tembak mati di New Brunswik, Kanada

Matthew Vincent Raymond, 48 tahun, berhasil ditangkap segera setelah dirinya melakukan penembakan, Jumat lalu (10/08), yang menjadi hari yang paling buruk bagi kepolisian Kanada dalam empat tahun terakhir.

Kedua petugas polisi, Constable Costello dan Sara Burns, ditembak setelah menanggapi laporan warga adanya penembakan yang menyebabkan dua mayat tergeletak di sebuah halaman rumah.

Constable Costello yang berusia 45 tahun adalah ayah dari empat dan telah menjadi polisi selama 20 tahun. Sementara Sar Burns yang berusia 42 tahun, baru bergabung dengan kepolisian selama dua tahun dan memiliki tiga anak.

Kepala Polisi Halifax Jean Michel Blais mencuit ungkapan belasungkawa melalui akun twitternya: "Untuk anak-anak Sara Burns dan Robb Costello, saya harap Anda damai dan nyaman malam ini."

Pengawasan Senjata

Dalam insiden itu, dua warga yang tewas adalah Donald Adam Robichaud, 42 tahun, dan Bobbie Lee Wright 32 tahun.

Sepupu Robichaud, Sean Callahan, mengatakan kepada CityNews Edmonton: "Pria itu sangat menyenangkan, sepertinya saya tidak berpikir ada orang yang membencinya."

Robichaud adalah ayah dari tiga anak dan seorang musisi di beberapa band lokal.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Papan pengumuman di luar gereja Anglikan Evangelis di Fredericton

Lewati Podcast dan lanjutkan membaca
Podcast
Investigasi: Skandal Adopsi

Investigasi untuk menyibak tabir adopsi ilegal dari Indonesia ke Belanda di masa lalu

Episode

Akhir dari Podcast

Polisi belum memberikan rincian lengkap tentang insiden itu tetapi para saksi mengatakan kepada media bahwa insiden itu bermula ketika kedua polisi mendatangi ke kompleks apartemen empat gedung bertingkat rendah di Brookside Drive, di utara kota, pada hari Jumat (10/08) pagi waktu setempat.

Serangkaian tembakan terdengar, kata para saksi. Dua petugas polisi itu ditembak mati.

Polisi bersenjata berat kemudian didatangkan ke lokasi kejadian dan beberapa penduduk yang berada di sekitar lokasi kejadian dibawa ke tempat aman.

Sementara yang lain diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah.

Tersangka itu kemudian ditangkap di flatnya.

Penembakan ini merupakan kejadian terburuk bagi polisi Kanada sejak Justrin Bourque menewaskan tiga petugas di Moncton, New Brunswick pada Juni 2014.

Kejadian ini terjadi beberapa minggu setelah seoranga pria membunuh seorang perempuan dan melukai 13 orang lainnya di Toronto.

Kanada memang memiliki undang-undang kontrol senjata yang lebih ketat ketimbang AS, tapi insiden ini memicu seruan untuk memperketat regulasi itu, dengan melarang penggunaan pistol.

Apalagi, pembunuhan dengan menggunakan senjata di Kanada pada 2016 meningkat 23% ketimbang tahun sebelumnya.