Ditahan Israel, surat-surat dan kiriman Palestina terlambat sampai delapan tahun

Ratusan karung surat akhirnya tiba di Tepi Barat. Hak atas foto AFP
Image caption Ratusan karung surat akhirnya tiba di Tepi Barat.

Paket kiriman, surat dan bahkan sebuah kursi roda untuk warga Palestina tiba di daerah pendudukan Tepi Barat setelah Israel menyerahkan pos yang sudah bertahun-tahun tidak dikirimkan.

Surat-surat dan berbagai kiriman itu ditahan di Yordania sejak tahun 2010, telah dikeluarkan lewat melalui satu kesepakatan.

Akibat penumpukan kiriman itu, petugas pos Palestina di kota Jericho harus memilah-milah lebih dari 10 ton barang.

Seorang pejabat mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa diperlukan dua minggu lagi untuk menyortir dan mengirimkannya.

Hak atas foto AFP
Image caption Sebagian pos, seperti kiriman dari Maroko tahun 2015 ini, tertahan selama bertahun-tahun.

Ramadan Ghazawi, yang bekerja di kantor pos di Jericho, mengatakan barang-barang tersebut ditahan karena alasan keamanan atau administrasi.

Israel menguasai jalur masuk ke Tepi Barat lewat perbatasan dengan Yordania.

Lewat sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (14/08), Menteri Komunikasi Otorita Palestina Allam Moussa menuduh Israel gagal menerapkan nota kesepahaman tahun 2016 yang memungkinkan pos internasional memasuki Wilayah Palestina tanpa harus melalui layanan pos Israel.

Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (Cogat) militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa kesepakatan telah berlaku tetapi tetap tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Berita terkait