Kereta cepat tergelincir di Taiwan, lima gerbong terbalik

Kereta di Taiwan Hak atas foto AFP

Kereta penumpang tergelincir di Kota Yilan, Taiwan utara, yang menyebabkan sedikitnya 18 orang meninggal dunia dan menyebabkan 170 orang luka.

Sebelumnya jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 22 orang tetapi data itu kemudian direvisi menjadi 18 orang.

Setidaknya lima dari delapan gerbong kereta cepat Puyuma Express 6432 tersebut terbalik dalam peristiwa pada Minggu sore waktu setempat (21/10). Kantor berita Taiwan melaporkan puluhan orang diperkirakan masih terperangkap di bawah kereta.

Pihak berwenang mengatakan mereka tengah menyelidiki peristiwa itu. Kereta mengangkut 366 orang dalam perjalanan dari Taipei ke Taitung.

Kereta Puyuma Express 6432 dilaporkan keluar dari rel di dekat Stasiun Xinma, tak jauh dari Kota Su'ao, sekitar 70 km dari Taipei.

Hak atas foto TAIWAN RAILWAY ADMINISTRATION / HANDOUT
Image caption Upaya penyelamatan ditempuh hingga Minggu larut malam (21/10).

Wakil Kepala Jawatan Kereta Taiwan, Lu Chieh-shen, mengatakan kereta itu baru berumur enam tahun dan dalam "kondisi cukup bagus" sebelum mengalami kecelakaan.

Sejauh ini belum jelas apa yang menjadi penyebab kereta keluar dari rel, tetapi para saksi mata yang dikutip media setempat, mengatakan mereka mendengar bunyi keras dan kemudian diikuti dengan percikan api dan asap.

Tim medis dan pemadam kebakaran memberikan pertolongan kepada mereka yang luka. Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan 120 tentara telah dikerahkan untuk membantu penyelamatan.

Dalam pesan lewat Twitter, pemimpin Taiwan, Tsai Ing-wen, menyebut kecelakaan itu sebagai "tragedi besar".

Taiwan mempunyai jaringan kereta yang luas dan lebih dari 500.000 penumpang bepergian dengan menggunakan sistem kereta ini setiap hari.

Topik terkait

Berita terkait