Siapakah pilot India yang ditahan Pakistan? Warga India menyebutnya sebagai pahlawan

India-Pakistan Hak atas foto AFP
Image caption Pilot pesawat tempur India itu menolak memberikan rincian ketika ditanya opsir militer Paksitan tentang misinya: "Saya tidak seharusnya memberitahumu soal itu."

Pilot angkatan udara India, Abhinandan Varthaman, yang ditangkap oleh pasukan Pakistan pada hari Rabu, menjadi sorotan khusus di tengah ketegangan antara kedua negara.

Pilot pesawat tempur India itu, yang menjadi pilot semenjak 16 tahun silam, berasal dari kota Chennai di wilayah selatan India (sebelumnya dikenal sebagai Madras).

Pesawat tempurnya ditembak jatuh oleh Pakistan, yang disebut sebagai "pembalasan" terhadap India yang melakukan serangan udara di wilayahnya.

Penangkapan pilot senior itu dianggap sebagai kemunduran besar bagi India.

Pemerintah India telah menuntut pembebasannya secepat mungkin dan media sosial India dipenuhi cuitan di tweeter tentang nasib sang pilot.

Hak atas foto PAKISTAN INFORMATION MINISTRY
Image caption Kementerian Informasi Pakistan merilis cuitan berisi tayangan yang menampilkan pilot India yang ditangkap.

Di media sosial banyak warga India yang menyebutnya sebagai pahlawan dan berdoa agar dia dapat pulang dalam kondisi selamat.

Media lokal di India melaporkan bahwa orang banyak mulai memadati rumah keluarganya tidak lama setelah berita penangkapannya menyebar.

Surat kabar The Hindustan Times mengutip salah seorang kerabatnya yang mengatakan bahwa mereka ingin agar pemerintah "menjamin pembebasannya" tanpa ada penundaan.

Keluarganya menolak berkomentar banyak tentang penangkapan sang putra.

Abhinandan pertama kali ditugaskan sebagai pilot pesawat tempur pada 2004.

Ibunya adalah seorang dokter. Dia dilaporkan berusia pertengahan 30-an.

Hak atas foto AFP
Image caption Tentara Pakistan memeriksa puing-puing yang dikatakan sebagai pesawat tempur India yang ditembak jatuh.

Ayahnya, Simhakutty Varthaman, yang juga pernah berdinas di angkatan udara India, pernah bekerja sama dengan sutaradara film Mani Ratnam.

Sang ayah terlibat sebagai penasehat untuk filmnya yang dirilis pada 2017, Kaatru Veliyidai, yang dilatarbelakangi konflik Kargil 1999 antara India dan Pakistan. Ketika konflik itu, Varthaman masih dinas aktif di angkatan udara India.

Terkait penangkapan sang pilot, pemerintah India awalnya mengatakan bahwa semua pilotnya berhasil kembali dalam kondisi selamat.

Klaim ini bertolak belakang dengan klaim Pakistan yang menyebut bahwa mereka telah menangkap seorang pilot India.

Hak atas foto INDRANIL MUKHERJEE/AFP/GETTY IMAGES
Image caption Dua orang warga India di kota Mumbai membaca surat kabar setempat yang memberitakan serangan udara India terhadap gerilyawan di wilayah Pakistan.

Kementerian Informasi Pakistan kemudian merilis - yang kemudian menghapusnya - video yang memperlihatkan pilot India itu ditutup matanya dan terlihat berlumuran darah.

Penayangan video ini diprotes Delhi dan mengutuk apa yang disebut sebagai "tampilan vulgar personel yang terluka".

Dalam rekaman yang ditayangkan kemudian, sang pilot Abhinandan terlihat menyeruput secangkir teh dan tanpa penutup mata.

Dia kemudian menyebutkan nama, posisinya di angkatan udara India, serta berasal dari "selatan", namun menolak memberikan rincian ketika ditanya tentang misinya, "Saya tidak seharusnya memberitahu Anda soal itu."

Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jendral Asif Ghafoor mengatakan pilot itu "diperlakukan sesuai norma-norma etika militer".

Banyak politisi India menyatakan keprihatinan atas kenyataan yang dialami pilot itu.

Kelompok oposisi India menuduh pemerintah melakukan "politisasi" terhadap apa yang mereka sebut sebagai "pengorbanan angkatan bersenjata".

Topik terkait

Berita terkait