Pesawat Rusia Aeroflot: 'Disambar petir' dan 'mukjizat' ada penyintas

Warga Rusia Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang warga meletakkan karangan bunga untuk mengenang para penumpang dan awak pesawat Aeroflot yang meninggal dunia.

Para penumpang dan awak pesawat Aeroflot yang terpaksa melakukan pendaratan darurat di Moskow menceritakan bahwa pesawat disambar petir beberapa saat sebelum jatuh pada Minggu malam (05/05).

Seorang penumpang yang selamat, Pyotr Yegorov, dikutip mengatakan pesawat "baru saja lepas landas dan pesawat disambar petir".

Tim penyelidik sejauh ini belum memberikan keterangan terkait laporan bahwa pesawat disambar petir.

Pesawat modern dibuat sedemikian rupa sehingga tahan terhadap sengatan petir, dan sebelumnya pihak Aeroflot mengatakan pesawat itu terpaksa kembali ke bandara "karena alasan-alasan teknis", tapi tidak memberikan rincian.

Namun para penumpang mengatakan pesawat disambar petir setelah lepas landas. Beberapa kru juga mengatakan bahwa petir tampaknya menyebabkan komunikasi dengan pengawas lalu lintas udara.

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Para penumpang menggunakan peluncur darurat.

Empat puluh satu dari 73 penumpang dan lima kru meninggal dunia ketika pesawat jenis Sukhoi Superjet-100 milik maskapai Aeroflot mengalami kebakaran tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sheremetyevo di Moskow.

"Terdapat 37 orang yang selamat - 33 penumpang dan empat kru," kata Yelena Markovskaya, seorang pejabat yang terlibat dalam penyelidikan.

Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan para penumpang turun menggunakan peluncur darurat di bagian depan pesawat seraya menghindari kobaran api.

Seorang saksi mata mengungkap bahwa "mukjizat" ada penyintas dari pesawat yang melakukan pendaratan darurat.

Apakah sambaran petir dapat menjatuhkan pesawat?

Mengingat terdapat jutaan penerbangan komersial setiap tahun, gangguan petir di udara cukup biasa terjadi.

Pesawat-pesawat konvensional, yang dibuat dari aluminium, biasanya mampu menahan sengatan petir karena kerangka atau "kulit" pesawat berfungsi sebagai sarang, menyalurkan listrik tanpa menimbulkan kerusakan dan memungkinkan pesawat melanjutkan perjalanan secara aman.

Sebagian pesawat keluaran baru diproduksi dengan menggunakan bahan yang lebih ringan sehingga tingkat konduktivitasnya rendah, seperti serat karbon, yang perlu dilindungi - seringkali dengan menggunakan wire mesh atau foil.

Sinyal darurat

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Sheremetyevo pada pukul 18.02 waktu setempat (22.02 WIB) dengan tujuan Kota Murmansk.

Kru pesawat melepas sinyal darurat ketika "malfungsi" terjadi beberapa saat setelah mengudara.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Pesawat maskapai Aeroflot itu baru saja lepas landas ketika terpaksa kembali ke bandara dan mendarat darurat.

Seusai pesawat berbalik ke bandara dan mendarat darurat, mesin pesawat dilalap api di landasan pacu, sebut pernyataan Aeroflot.

Para kru "melakukan segala upaya untuk menyelamatkan penumpang-penumpang" yang dievakuasi dalam 55 detik, tambah maskapai itu.

Kantor berita Interfax mengutip sebuah sumber yang menyebut mesin pesawat dilalap api di landasan pacu setelah mendarat dengan keras, bukan saat mengudara sebagaimana dilaporkan sebelumnya.

Berbagai laporan juga mengindikasikan pesawat itu tidak berhasil mendarat darurat pada upaya pertama.

Hak atas foto AFP
Image caption Kepulan asap membumbung di Bandara Sheremetyevo, Moskow.

Mikhail Savchenko mengklaim dirinya berada di dalam pesawat ketika pesawat meletus seperti bola api di landasan pacu. Namun, Savchenko "berhasil melompat ke luar".

Dia berbagi video yang menayangkan para penumpang berlari menjauh dari pesawat sembari berkata: "Teman-teman, saya baik-baik saja. Saya hidup dan utuh".

Salah seorang penyintas, Dmitry Khlebushkin, mengaku amat berterima kasih kepada para awak kabin.

"Berkat para awak kabin, saya selamat," ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Image caption Pesawat kembali ke bandara setelah 30 menit lepas landas.

Kristian Kostov, seorang mantan peserta kontes menyanyi Eurovision asal Bulgaria, mengaku menyaksikan insiden itu menurut unggahan di media sosial

Dia mengatakan orang-orang di bandara "gemetar" setelah melihat pesawat dilalap api dan beberapa penerbangan tidak bisa lepas landas.

Saksi mata lainnya, Patrick Horlacher, mengatakan kepada BBC merupakan sesuatu yang "mengejutkan saat melihat" pesawat dilalap api hanya beberapa menit sebelum dia terbang dengan pesawat lain.

Berbagai laporan menyebutkan investigasi kini digelar untuk menyelidiki insiden tersebut.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dilaporkan telah mendapat informasi mengenai peristiwa ini dan dia mengutarakan duka cita kepada para keluarga korban.

Berita terkait