Pesawat militer Pakistan jatuh di permukiman penduduk: 'Suaranya sangat menakutkan'

Kota Rawalpindi adalah markas militer Pakistan. Hak atas foto AFP
Image caption Kota Rawalpindi adalah markas militer Pakistan.

Paling tidak 18 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka dalam kecelakaan pesawat militer yang jatuh ke permukiman penduduk di dekat ibu kota Pakistan, Rawalpindi.

Lima orang awak pesawat dan 13 penumpang menjadi korban meninggal, menurut layanan darurat setempat.

Pesawat sedang melakukan penerbangan latihan ketika jatuh dan menyebabkan kebakaran di sejumlah rumah. Beberapa saksi mata mengatakan pesawat terbakar sebelum jatuh.

Pesawat jenis Turboprop King Air 350 itu melakukan belokan tajam di dekat bandara tujuan sebelum jatuh.

Rawalpindi, di dekat ibu kota Islamabad, adalah markas militer Pakistan dan pesawat tersebut adalah milik unit penerbangan Angkatan Darat Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan menyampaikan duka cita dan mengharapkan "kepulihan segera para korban cedera", demikian cuitan yang diunggah pemerintah Pakistan.

Bagaimana pesawat jatuh?

Para saksi mata di tempat kejadian mengatakan pesawat jatuh pada sebuah rumah keluarga di permukiman pada pukul 02:00 waktu setempat.

"Saya terbangun ketika ada pesawat melintas terbang di atas kamar saya dan sudah terbakar di angkasa," kata Ghulam Khan.

"Suaranya sangat menakutkan, padahal ini hanya pesawat kecil. Pesawat kemudian jatuh pada rumah yang sebelumnya adalah tempat tinggal sebuah keluarga."

Saksi lain, Yasir Baloch, mengatakan: "Ekor pesawat terbakar dan hanya diperlukan dua sampai tiga detik dan kemudian jatuh sekitar empat rumah dari tempat saya dan hangus terbakar."

Penduduk di dekat tempat kecelakaan yang menyebut namanya sebagai Yamin mengatakan dirinya melarikan diri dari rumahnya yang terbakar bersama istri, anak perempuan dan orang tuanya, tetapi saudara laki-laki, ipar perempuan dan keponakan laki-lakinya meninggal.

"Jendela dan pintu kamar mereka terkunci. Kami berusaha keras untuk mengeluarkan mereka tetapi tidak bisa," katanya.

Foto dari tempat kejadian memperlihatkan bangunan yang hangus, menjadi puing. Wartawan kantor berita AFP melaporkan asap masih muncul dari puing dan bagian pesawat yang terlihat di atas atap.

Beberapa korban luka segera dibawa ke rumah sakit, kata layanan darurat Pakistan. Jenazah korban dibawa untuk diidentifikasi.

"Semua jenazah terbakar parah, sehingga perlu dilakukan tes DNA untuk mengidentifikasi," kata Farooq Butt, juru bicara layanan darurat.

Hak atas foto Reuters
Image caption Penduduk berduka di tempat kecelakaan.

Seperti apa catatan keamanan penerbangan Pakistan?

Pakistan memiliki catatan keamanan penerbangan yang tidak stabil, termasuk sejumlah kecelakaan pesawat.

Pada tahun 2010, sebuah pesawat yang dioperasikan maskapai swasta Airblue mengalami kecelakaan di dekat Islamabad, menewaskan 152 orang dan merupakan kecelakaan udara paling fatal dalam sejarah Pakistan.

Tahun 2012, Boeing 737-200 Bhoja Air Pakistan mengalami kecelakaan karena cuaca buruk saat akan mendarat di Rawalpindi, menyebabkan 121 penumpang dan enam awak pesawat, meninggal

Dan di tahun 2016, pesawat Pakistan International Airlines terbakar dalam perjalanan dari Pakistan bagian utara ke Islamabad, menewaskan 47 orang.

Berita terkait