Kerusakan Amazon akibat penambangan ilegal dapat disaksikan dari luar angkasa

brasil Hak atas foto Planet Labs
Image caption Foto satelit menunjukkan tanda-tanda penambangan ilegal di Amazon pada Juli 2019. Area yang lebih bersih mengindikasikan kegiatan penambangan terbaru.

Kerusakan yang disebabkan pertambahan ilegal di hutan Amazon sedemikian signifikan sehingga bisa dilihat dari luar angkasa.

Foto-foto satelit yang didapatkan BBC News Brasil pada 25 Juli mengungkap peningkatan kegiatan merisaukan di cagar alam milik komunitas suku pedalaman di hutan Amazon yang masuk wilayah Brasil (Amazon mencakup wilayah tujuh negara Amerika Selatan).

Para pemimpin suku pedalaman dan pegiat lingkungan meyakini meluasnya deforestasi di sejumlah kawasan negara bagian Para dan Roraima merupakan konsekuensi dari sikap Presiden Jair Bolsonaro yang pro-pertambangan di kawasan-kawasan itu.

Perdebatan soal data

Selain mendorong aturan yang melangkahi larangan eksplorasi sumber daya mineral di cagar alam milik masyarakat adat, Bolsonaro mempertanyakan kritik soal pelestarian hutan hujan terbesar di dunia itu.

Baru-baru ini, badan pemerintah Brasil bernama Institut Riset Antariksa Nasional merilis lonjakan deforestasi di Amazon. Namun, data itu diperdebatkan oleh presiden di depan publik.

"Jika semua deforestasi benar-benar berlangsung, hutan sudah punah saat ini," ujarnya kepada perwakilan media internasional, pekan lalu.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Presiden Bolsonaro (kanan) memperdebatkan data deforestasi yang dirilis lembaga pemerintah.

Kebenaran dari atas

BBC News Brasil lantas bekerja sama dengan Planet Labs, sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memiliki lebih dari 100 satelit di orbit Bumi dan menyediakan foto-foto permukaan Bumi secara harian.

Perusahaan itu menganalisis kegiatan penambangan ilegal di tiga cagar alam suku pedalaman yang paling terpapar oleh pencarian emas secara diam-diam, yakni Kayapó dan Munduruku (di negara bagian Para) serta Yanomami (di negara bagian Roraima dan Amazonas).

Ketiga lokasi membentang di area seluas 248.000 kilometer per segi—lebih luas dari Inggris. Kawasan itu mencakup sejumlah bagian hutan Amazon Brasil yang pelestariannya paling baik.

Interaktif Peningkatan kegiatan penambangan di kawasan Sungai Fresco (cagar alam Kayapo) antara Januari dan Juli 2019

Juli 2019

Kayapo pada Juli 2019

Januari 2019

Kayapó pada Januari 2019

Foto-foto ini menampilkan penambahan jumlah 'titik' yang menandakan keberadaan penambang. Mereka menyebar baik di lokasi tambang tua—yang diciptakan 10 tahun lalu—maupun di lokasi baru.

Jika digeser, Anda akan bisa melihat perbandingan foto yang dipotret pada Januari lalu dan beberapa pekan terakhir. Warna dalam foto berubahan karena faktor iklim atau karena diabadikan oleh satelit yang berbeda dengan resolusi kamera yang berbeda pula.

Dua pakar foto satelit—ahli geologi Carlos Souza Jr dan ahli geografi Marcos Reis Rosa—memastikan foto ini menunjukkan perluasan area tambang.

Beberapa lokasi menduduki area seluas 10 lapangan sepakbola yang disatukan.

BBC telah menghubungi Kementerian Lingkungan, Kepolisian Federal, dan Funai (badan nasional perlindungan suku pedalaman), tapi mereka sejauh ini belum memberikan tanggapan.

Interaktif Penambangan di Kayapo

Juli

Kayapo Juli 2019

Januari 2019

Kayapo Januari 2019

"Mukjizat emas" Roraima

Di Roraim, emas merupakan produk kedua yang paling banyak diekspor. Akan tetapi, negara bagian itu tidak punya satupun tambang yang terdaftar secara sah di pemerintah.

Ada investigasi untuk mengetahui apakah emas datang dari cagar alam Yamomami, tempat para pemimpin suku pedalaman mengklaim ada sedikitnya 10.000 petambang yang beroperasi ilegal.

Kawasan itu diberikan secara resmi kepada Yanonami pada 1992, dan hak mereka atas tanah itu tercantum pada Konstitusi Brasil.

Sonia Guajajara, juru bicara kelompok pelindung hak suku pedalaman (Apib), mengatakan pihaknya telah menerima beragam laporan dari berbagai wilayah Amazon dengan "jumlah penerobosan signifikan" dari para penambang sejak Bolsonaro menjabat presiden pada Januari lalu.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Tidak ada tambang emas yang terdaftar secara resmi di Roraima, namun logam mulia adalah barang ekspor terbesar kedua dari negara bagian itu.

Guajajara mengklaim pernyataan presiden yang membela penambangan di tanah suku pedalaman menjadi pendorong kegiatan itu.

Bolsonaro telah berpandangan demikian sejak bekerja sebagai anggota parlemen. Argumen utamanya adalah eksplorasi dapat meningkatkan taraf kehidupan suku pedalaman.

Pada April lalu, Bolsonaro menerima delegasi suku pedalaman dari Roraima yang pro-penambangan dan berkata "orang pedalaman tidak bisa miskin di tanah yang kaya".

Interaktif Perkembangan penambangan ilegal di cagar alam Munduruku antara Februari dan Juli 2019

July 2019

Munduruku pada Februari 2019

Februari 2019

Munduruku pada Februari 2019

Konstitusi Brasil pada 1988 mengizinkan kegiatan penambangan mineral di tanah suku pedalaman, dengan syarat harus ada aturan spesifik terlebih dahulu. Produk hukum ini tidak pernah diloloskan Kongres sehingga aktivitas penambangan di kawasan cagar alam dikategorikan ilegal.

Guajajara mengklaim kebanyakan komunitas suku pedalaman menentang kegiatan penambangan lantaran khawatir pada dampak sosial dan lingkungan.

Laporan yang dirilis pada 2018 oleh Raisg, jaringan LSM pegiat lingkungan Amerika Latin, mengidentifikasi penambangan ilegal di 18 cagar alam suku pedalaman di Brasil.

Interaktif Perkembangan penambangan di cagar alam Yanomami antara Januari dan Juli 2019

Juli 2019

Yanomami pada Juli 2019

Januari 2019

Yanomami pada Januari 2019

Sebagian besar kegiatan penambangan di Amazon dilakukan dengan dua cara: mengerahkan rakit untuk membongkar dasar sungai guna mencari logam berharga atau menggali tanah.

Yang terakhir dilakukan dalam skala industri: alat berat membuka kawah di hutan dan meninggalkan 'sayatan-sayatan' yang bisa dilihat dari luar angkasa.

Selain menebangi pohon, kegiatan ini bisa memadati sungai sehingga mengubah arah arus air.

Kemudian, danau-danau buatan yang diciptakan aktivitas penambangan menjadi tempat nyamuk berkembang baik. Bukan kebetulan bahwa kasus-kasus malaria cukup umum terjadi di kawasan pertambangan di Amazon.

Lebih lanjut, zat merkuri yang dipakai dalam pertambangan meracuni ikan-ikan di sungai dan mempengaruhi rantai makanan.

Hak atas foto Planet Labs
Image caption Aktivitas penambangan menimbulkan 'sayatan-sayatan' di hutan.

Terhadap manusia, merkuri bisa menyebabkan kerusakan saraf dan kelainan pada janin.

Kajian pada 2016 yang dilakoni Fiocruz, lembaga kesehatan masyarakat Brasil, mengungkap bahwa keracunan merkuri mempengaruhi 92% penduduk di desa-desa Yanomami.

Kegiatan penambangan juga terkait dengan peningkatan kejahatan dan kriminalitas di kawasan suku pedalaman.

Pemangkasan anggaran

Paulo Barreto, seorang peneliti dari Imazon, pusat kajian Amazon di Brasil, meyakini peningkatan penambangan ilegal dirangsang pernyataan Bolsonaro serta lemahnya aturan dan penegakan hukum.

"Mentalitas 'apapun boleh' telah diciptakan dan masyarakat berpikir mereka tidak akan dihukum atas deforestasi," ujarnya kepada BBC.

Awal tahun ini, Menteri Lingkungan Ricardo Salles memerintahkan pemangkasan anggaran badan lingkungan Brasil (Ibama) sebanyak 25%.

Hak atas foto Ibama
Image caption Kegiatan penambangan di lahan suku pedalaman masih tergolong ilegal.

Deforestasi

Pada Juli lalu, Institut Riset Antariksa Nasional menemukan ada peningkatan deforestasi di Amazon selama Juni sebanyak 88% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018.

Juru bicara lembaga tersebut memasukkan penambangan ke dalam deretan faktor-faktor utama penyebab masalah.

Topik terkait

Berita terkait