Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad kena hantam tiga roket

Donald Trump Hak atas foto Reuters
Image caption Para pendukung ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr, membawa poster bergambar Donald Trump.

Setidaknya tiga roket menghantam Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibu kota Irak, Baghdad, pada Minggu (26/01).

Sebuah roket mengenai kantin kedutaan, sedangkan dua lainnya mendarat tidak jauh dari situ, sebut sebuah sumber kepada kantor berita AFP.

Sejumlah sumber keamanan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa sedikitnya tiga orang cedera.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab, namun pada masa lalu AS menyalahkan milisi sokongan Iran yang bergerak di wilayah Irak.

Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi, mengecam serangan tersebut seraya menyatakan keberlanjutan aksi-aksi semacam itu bisa "menyeret Irak menjadi medan tempur".

Departemen Luar Negeri AS menyatakan: "Kami menyeru kepada pemerintah Irak untuk memenuhi kewajiban dalam melindungi fasilitas diplomatik kami".

Serangan-serangan terkini menargetkan kedutaan atau pangkalan militer Irak yang menampung pasukan AS.

Dalam beberapa bulan terakhir, Irak ikut terseret memburuknya hubungan antara Iran dan AS.

Hal ini meliputi pembunuhan komandan militer Iran, Jenderal Qasem Soleimani, yang tewas dalam serangan drone pada 3 Januari di bandara Baghdad.

Kemudian serangan AS yang menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis, warga Irak yang mengomandani milisi Kataib Hezbollah sokongan Iran.

Ulama Syiah Irak yang berpengaruh, Moqtada al-Sadr, telah menggelar rangkaian demonstrasi anti-Amerika guna menekan AS agar menarik mundur pasukannya dari Irak.

Para pendukung Sadr terlibat dalam rangkaian protes anti-pemerintah Irak, namun kemudian Sadr meminta pendukungnya berfokus memprotes AS setelah pembunuhan Soleimani.

Berita terkait