Dinyatakan bersalah atas pemerkosaan, produser Harvey Weinstein terancam hukuman 25 tahun penjara

Harvey Weinstein Hak atas foto Getty Images

Produser film Amerika Serikat, Harvey Weinstein, terancam hukuman 25 tahun penjara, setelah dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan.

Kasus itu menjadi tonggak sejarah yang menginspirasi perempuan di dunia, untuk bersuara tentang pelecehan yang mereka alami.

Juri dalam sidang di New York, menyatakan Weinstein bersalah atas dua dakwaan, yakni pemerkosaan dan pemaksakan tindakan seksual.

Namun dia dibebaskan dari dakwaan yang lebih berat, yakni serangan predator seksual, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Kendati begitu, dia masih akan menghadapi dakwaan terpisah di Los Angeles, atas tudingan pelecehan terhadap dua perempuan pada 2013.

Dia dilaporkan dibawa ke Rumah Sakit Bellevue di New York setelah pembacaan dakwaan, karena mengeluh dadanya sakit.

Setidaknya 80 perempuan menudingnya melakukan pelecehan seksual selama beberapa dekade, termasuk aktris Gwyneth Paltrow, Uma Thurman dan Salma Hayek.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Gwyneth Paltrow menjadi salah satu perempuan yang menuduh Harvey Weinstein.

Tudingan itu menjadi tonggak gerakan #MeToo yang menginspirasi perempuan untuk berani menyuarakan pelecehan seksual yang mereka alami.

Weinstein banyak terlibat dalam produksi film Hollywood, termasuk Pulp Fiction, Good Will Hunting, The King's Speech dan Shakespeare in Love.

Apa yang terjadi di persidangan?

Weinstein - yang menyangkal semua tuduhan - dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap mantan asisten produksi Mimi Haleyi pada tahun 2006 dan memperkosa seorang mantan aktris, Jessica Mann pada 2013.

Hakim memerintahkan dia segera dikirim ke penjara.

Hak atas foto Reuters
Image caption Weinstein tidak menunjukkan emosi ketika dakwaan dibacakan.

Namun juri membebaskannya dari dua dakwaan penyerangan seksual yang bersifat predator, yang membawa ancaman hukuman seumur hidup, dan pemerkosaan tingkat pertama terhadap Mann.

Weinstein tidak menunjukkan emosi ketika ia berbicara dengan pengacara utamanya Donna Rotunno.

Sementara, jaksa menggambarkan Weinstein sebagai predator yang menggunakan posisi kuatnya di Hollywood untuk memanipulasi dan menyerang perempuan.

Namun, tim pembelanya mengatakan bahwa hubungan seksual antara Weinstein dan perempuan-perempuan tersebut atas kesepakatan bersama, serta menuding para perempuan itu memanfaatkan hubungan dengan Weinstein demi karir mereka.

Apa saja tuduhan dalam kasus ini?

Mimi Haleyi, yang bekerja dengan Weinstein dalam produksi sebuah serial televisi, mengatakan dia diserang oleh sang produser setelah dia mengundangnya ke rumahnya di Lower Manhattan.

Hak atas foto Reuters
Image caption Weinstein dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual tehadap asisten produser Mimi Haleyi

Dalam kesaksiannya, dia menyebut Weinstein membopongnya ke tempat tidur dan memaksanya.

Sementara, Mann mengatakan bahwa dia mendapati dirinya dalam hubungan "yang sangat merendahkan" meski tanpa melibatkan hubungan seksual, sampai akhirnya Weinstein memperkosanya di kamar hotel New York City pada tahun 2013.

Dia mengatakan dia adalah sosok "Jekyll dan Hyde" yang bisa memesona di depan umum tetapi menunjukkan sisi gelapnya ketika mereka sendirian.

Salah satu perempuan yang mengaku menjadi korban Weinstein, aktris serial TV Sopranos, Annabella Sciorra, mengatakan kepada juri bahwa Weinstein memperkosanya di apartemennya suatu malam di pertengahan 1990-an.

Tuduhannya terlalu lama untuk didakwa sebagai kejahatan terpisah, tetapi jaksa menggunakannya dalam upaya untuk menunjukkan bahwa terdakwa adalah pelanggar seksual berulang.

Setelah vonis itu, Sciorra berkata: "Saya berbicara untuk diri saya sendiri dan dengan kekuatan 80-an korban Harvey Weinstein di hati saya."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Jessica Mann (kiri) and Anabella Sciorra menuding Weinstein melakukan pelecehan seksual

Apa reaksinya?

"Pertarungan belum berakhir," kata Rotunno kepada wartawan di luar gedung pengadilan.

"Harvey sangat kuat. Kita akan terus berjuang untuknya dan dia tahu bahwa ini belum berakhir."

Dia mengatakan kliennya kecewa, tetapi "mentalnya tangguh".

Aktris Rose McGowan mengatakan kepada BBC program Newshour: "Ini adalah hari yang menyenangkan. Sampah sudah dibuang. "

Dalam sebuah surat, aktris Ashley Judd, Lucia Evans dan Rosanna Arquette dan 19 korban Weinstein lainnya menyebutnya, "mengecewakan bahwa hasil hari ini tidak memberikan keadilan yang sejati dan penuh yang layak diterima begitu banyak perempuan," tetapi mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua perempuan yang berani untuk berbicara menentangnya.

Berita terkait