Toyota tarik lagi jutaan mobil di AS

Mobil Toyota yang bermasalah
Image caption Penarikan jutaan unit mobil Toyota timbulkan keprihatinan investornya

Pabrikan mobil terbesar di dunia, Toyota, mengumumkan menarik lagi tambahan lebih dari 1,1 juta mobilnya di AS karena pedal gas yang tersangkut pada alas mobil.

Perusahaan ini mengatakan bahwa penarikan juga akan dilakukan di Eropa, tetapi secara pasti dimana dan model yang mana yang akan menjadi target, belum diputuskan.

Upaya penarikan terakhir ini dilakukan hanya sehari setelah perusahaan ini mengatakan menunda penjualan delapan model mobilnya yang paling populer di AS.

Toyota juga mengumumkan akan membuka lapangan kerja sebanyak 750 unit di Burnaston, Inggris, sebelum akhir Agustus ini.

"Tahun lalu, adalah tahun yang berat untuk manufaktur Toyota di Inggris," kata pembuat mobil ini.

"Keputusan ini terkait dengan kapasitas produksi dan efisiensi, dan bukan soal volume produksi."

Pabrik di Inggris tersebut mempekerjakan 3.800 orang.

Keprihatinan pemilik modal

Colin Hensley, manajer umum operasional Toyota di Eropa mengatakan, pembuat mobil masih mencoba untuk menghitung berapa banyak model mobil Toyota Eropa yang menggunakan suku cadang yang sama dengan yang dipakai di AS.

Pekan lalu, pembuat mobil terbesar di dunia ini telah menarik 2,3 juta unit mobilnya di AS akibat pedal bermasalah.

Dengan demikian sudah delapan juta unit mobil Toyota di AS yang ditarik dalam empat bulan terakhir.

Akhir Oktober lalu, pabrikan itu juga menarik 4, 2 juta unit mobil karena kekhawatiran soal pedal terjepit dibawah karpet mobil.

Harga saham Toyota langsung turun 3,9% di Jepang, setelah sempat jatuh 4,3% pada Rabu, akibat keprihatinan para pemilik modal terkait kondisi keuangan serta reputasi Toyota.