Pegiat paus ditahan di Jepang

Kapal Sea Shepherd menghalangi pemburu paus
Image caption Kapal Sea Shepherd berupaya halangi kapal pemburu paus Jepang

Seorang pegiat advokasi ikan paus asal Selandia Baru ditahan oleh penjaga pantai Jepang setelah menaiki sebuah kapal pemburu paus di perairan Samudra Selatan bulan lalu.

Peter Bethune mengatakan dia naik ke kapal itu dengan niat untuk melakukan penahanan terhadap awak kapal itu.

Tetapi kapal Shonan Maru 2 itu malah segera melesat ke Jepang dan Bethune ikut di dalamnya.

Bethune adalah anggota Sea Shepherd Conservation Society, sebuah lembaga yang bergerak melestarikan samudra. Dia berusaha menghalangi perburuan paus tahunan kapal-kapal Jepang.

Sejumlah awak kamera dan fotografer menunggu saat kapal pemburu paus itu masuk Teluk Tokyo dengan sang pegiat di buritannya.

'Teroris lingkungan'

Sekelompok demonstran nasionalis Jepang mengacungkan bendera Matahari Terbit dan mengusung plakat yang menyebut Peter Bethune sebagai "teroris lingkungan".

Setelah Shonan Maru 2 berlabuh, petugas penjaga pantai Jepang naik ke kapal dan menahannya.

Dia pernah ditahan di atas kapal ketika Shonan Maru 2 balik ke Jepang setelah dirinya naik kapal dari sebuah jet ski di Samudra Selatan bulan lalu.

Niatnya adalah melakukan penahanan warga terhadap kapten kapal Shonan Maru 2 yang dia sebut melakukan percobaan pembunuhan terhadap awak kapalnya serta meminta ganti rugi.

Bethune menjadi komandan kapal teknologi tinggi milik kelompok Sea Shepherd yang kemudian terbelah jadi dua akibat tabrakan dengan kapal-kapal pemburu paus.

Bethune kini bisa didakwa dengan tuduhan masuk kapal secara ilegal, dan jika terbukti menghadapi ancaman hukuman denda atau masuk penjara.