Keamanan Tibet diperketat

Kerusuhan Tibet 2008
Image caption Kerusuhan tahun 2008 merupakan yang terburuk selama 20 tahun

Pasukan keamanan Cina memperketat pengamanan menjelang peringatan kedua demonstrasi dan kerusuhan di Tibet menentang kekuasaan pemerintah Cina.

Detasemen polisi khusus diterjunkan di ibukota Tibet, Lhasa. Menurut beberapa laporan media, polisi telah menyita senjata, amunisi dan belati.

Polisi juga melakukan pemeriksaan kartu identitas dan menggeledah berbagai rumah penduduk. Seorang warga di Lhasa menuturkan bahwa polisi mulai melakukan penggeledahan mulai senja kemarin hingga tadi malam.

Beda pandangan

Image caption Dalai Lama membatah tudingan Cina bahwa dia berada di balik kerusuhan

Situasi di beberapa daerah Tibet masih tegang sejak terjadi unjuk rasa dan kerusuhan Maret 2008. Demonstrasi itu merupakan unjuk kemarahan terbesar warga Tibet selama 20 tahun terhadap Beijing.

Para pemimpin Cina menuding pemimpin Tibet yang tinggal di pengasingan, Dalai Lama, mendalangi kerusuhan. Namun Dalai Lama selalu membantah tudingan itu.

Beberapa hari lalu, Dalai Lama mengatakan Cina bertujuan menghapus ajaran agama Buddha di wilayah Himalaya. Dia mengatakan para biku dan bikuni ditempatkan dalam kondisi mirip penjara.

Cina dan warga Tibet yang telah meninggalkan kampung halaman mereka memiliki pandangan berbeda tentang bagaimana daerah itu seharusnya dijalankan.

Kedua pihak telah melakukan perundingan selama bertahun-tahun, namun dalam kesempatan ini tampaknya kecil kemungkinan mereka bisa menempuh rekonsiliasi terkait perbedaan-perbedaan yang ada.

Berita terkait