Tentara Israel tewas di Gaza

Peta Israel Gaza

Dua tentara Israel tewas dalam bentrokan dengan pejuang Hamas di wilayah perbatasan selatan Jalur Gaza.

Pernyataan ini dikeluarkan oleh militer Israel.

Dua tentara lain terluka dalam pertempuran yang pecah di kota Khan Younis.

Sumber-sumber Palestina dan Israel mengatakan dua militan Palestina juga tewas dalam bentrokan ini.

Wartawan BBC melaporkan bahwa bentrokan itu kemungkinan diawali oleh upaya kaum perlawanan untuk menangkap seorang tentara Israel.

Wartawan BBC juga menjelaskan bahwa sumber dari warga setempat mengatakan kaum militan Palestina melakukan serangan di sepanjang pagar dan militer Israel tampaknya mengejar mereka masuk kembali ke Gaza.

'Aksi balasan'

Wartawan kami juga menyebut bahwa menurut sumber di kubu Palestina, pasukan Israel membalas dengan melepas tembakan tank dan senjata otomatis.

Dalam satu pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita AFP, juru bicara pemerintah Israel mengatakan: "Seorang perwira dan tentara tewas dan dua lainnya luka ringan dalam aksi kontak senjata dengan teroris yang memasang bahan peledak di sepanjang pagar keamanan Gaza Selatan."

Sayap militer Hamas -Brigade Al-Qassam- mengatakan dalam pernyataan tertulis kepada BBC bahwa pihaknya telah membunuh dua tentara Israel.

Sementara kepada kantor berita Reuters, juru bicara Hamas ABu Obeida, dikutip mengatakan: "Ini operasi kami, tetapi kami melakukannya untuk membela diri."

Satu gencatan senjata antara Israel dan kelompok Islam militan Hamas, yang memerintah Gaza, secara umum dihormati sejak konflik 2008-1009 dengan Israel.

Gaza -yang dilepas setelah Israel menarik diri tahun 2005- masih diblokade oleh Israel.

Militer Israel menuduh Hamas bertanggungjawab atas kekerasan itu.

"Hamas bertanggungjawab atas kegiatan yang terjadi dari Gaza dengan sasaran Israel. Tidak penting apakah mereka mengakuinya atau tidak," ujar jurubicara Israel seperti dikutip Reuters.

Berita terkait