Juan Antonio Samaranch meninggal dunia

Juan Antonio Samaranch dan Jacques Rogge
Image caption Juan Antonio Samaranch bersama penerusnya, Jacques Rogge

Mantan Presiden Komite Olimpiade Internasional, IOC, Juan Antonio Samaranch, meninggal dunia di rumah sakit tempat dia dirawat sejak akhir pekan.

Samaranch yang berusia 89 tahun dibawa ke rumah sakit Quiron di Barcelona untuk menjalani perawatan jantung.

Dia dianggap sebagai orang yang paling berpengaruh dalam dunia olahraga saat memimpin IOC sepanjang 1980-2001.

Di bawah kepemimpinannya, gerakan Olimpiade mengalami proses komersialisasi pada masa 1980-an hingga 1990-an dan memapankan kejuaraan itu sebagai sebuah kekuatan dunia.

Presiden IOC, Jacques Rogge, memberi penghormatan kepada pendahulunya itu dengan mengatakan tidak bisa menemukan kata-kata yang bisa mencerminkan kedukaan yang dialami keluarga Olimpiade.

"Saya secara pribadi amat sedih atas kematian pria yang membangun Olimpiade di zaman modern, seorang pria yang memberi inspirasi kepada saya, yang pengetahuannya tentang olahraga amat istimewa."

"Terimakasih atas pandangan dan bakatnya yang istimewa. Samaranch adalah arsitek dari Olimpiade yang kuat dan bersatu," tambah Rogge.

Samaranch, yang dibawa ke rumah sakit Minggu (18/04), meninggal karena gagal jantung.

Dalam beberapa tahun belakangan dia berada dalam kondisi kesehatan yang buruk namun masih tetap menghadiri pertemuan IOC di berbagai belahan dunia.

Berita terkait