Anjungan meledak, 11 hilang

Anjung Deep Water Horizon dibangun oleh Hyundai dari Korea Selatan tahun 2001
Image caption Anjung Deep Water Horizon dibangun oleh Hyundai dari Korea Selatan tahun 2001

Pengawal Pantai Amerika Serikat tengah menyisir Teluk Meksiko untuk menemukan 11 pekerja minyak yang hilang setelah ledakan dan kebakaran di sebuah anjungan pengeboran lepas pantai.

Anjungan Deepwater Horizon masih terbakar beberapa jam setelah ledakan hari Selasa malam, 84 km tenggara pelabuhan Venice, Louisiana.

Sebanyak 17 dari 176 pekerja telah dievakuasi lewat udara dan laut hari Rabu. Sebanyak 98 kemudian diselamatkan dengan kapal.

Anjungan pemboran itu dilaporkan miring sekitar 70 derajat dan terancam terbalik.

Operator anjungan tersebut, Transocean, mengatakan tidak ada tanda-tanda masalah sebelum ledakan terjadi dan kru anjungan tengah menjalankan tugas rutin.

Jurubicara kontraktor yang berpusat di Swiss, Greg Panagos mengatakan anjungan itu sedang melakukan pemboran ketika ledakan terjadi, tapi tidak sedang menjalankan produksi.

Penyebab ledakan masih belum jelas. ''Fokus kami sekarang adalan mengurusi orang-orang ini,'' tambah Panagos.

Satu hari setelah ledakan di anjungan Deepwater Horizon, jurubicara Pengawal Pantai AS Mike O'Berry mengatakan empat helikopter, empat kapal Pengawal Pantai dan sebuah pesawat ikut membantu mencari pekerja yang masih hilang.

Sementara itu, kapal pemadam kebakaran tengah berusaha menjinakkan kobaran api.