Serangan di Lahore tewaskan 35 orang

Bom di Data Barbar
Image caption Tiga pembom bunuh diri meledakkan diri di makam seorang wali.

Sedikitnya 35 orang tewas dalam serangan bunuh diri di makam seorang wali di Lahore, Pakistan.

Sekitar 175 lainnya menderita cedera akibat ledakan tersebut, yang merupakan serangan besar pertama atas tempat suci di Lahore sejak gelombang serangan militan di Pakistan pada 2001.

Makam Data Barbar merupakan salah satu tempat suci yang terkenal di Lahore dan selalu padat dengan para peziarah Sunni maupun Syiah setiap malam Jumat.

Menurut polisi, saat itulah tiga pembom bunuh diri meledakkan diri: satu di pintu masuk, satu lagi di dalam, dan yang ketiga di ruang bawah tanah.

Polisi mengatakan sabuk yang berisi bahan peledak diberi butiran besi untuk menimbulkan korban yang besar.

Walau belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, selama ini militan Taliban dan sekutu mereka, kelompok jihad Punjab, terlibat dalam serangkaian serangan di kawasan ini.

Rangkaian serangan

Lahore merupakan salah satu kawasan yang menghadapi serangan kelompok militan, salah satunya adalah serangan atas kantor badan anti terorisme pada bulan Maret yang menewaskan 13 orang.

Bulan Mei, lebih dari 90 orang tewas dalam serangan atas dua masjid milik kelompok minoritas Ahmadiyah di Lahore.

Rangkaian serangan militan ini meningkat sejalan dengan operasi besar pasukan Pakistan atas kelompok militan di Waziristan.

Sebelumnya aparat keamanan sempat berpuas diri karena bulan Juni merupakan masa satu bulan pertama dalam waktu dua tahun di Pakistan tanpa pemboman bunuh diri, seperti dilaporkan wartawan BBC Aleem Maqbool dari Islamabad.

Menurut mereka hal itu disebabkan jaringan militan sudah dirusak namun sebagian besar warga Pakistan tahu bahwa perang melawan militansi di negara itu masih jauh dari selesai.

Berita terkait