Pertukaran tahanan berlangsung

spy
Image caption Kedua pesawat diparkir berdampingan

Sebuah pesawat yang membawa 10 agen rahasia Rusia telah mendarat di Wina, Austria sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara Washington dan Moskow.

Agen Rusia yang terdiri dari lima perempuan dan lima laki-laki dideportasi dari Amerika setelah dalam persidangan mereka mengakui melakukan kegiatan mata-mata.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev membebaskan empat orang yang dikatakan melakukan kegiatan mata-mata di Rusia.

Mereka dilaporkan meminta maaf dan mengakui kejahatan yang mereka lakukan.

Berbagai laporan menyebut sebuah pesawat resmi Rusia juga mendarat di Wina bersamaan dengan mendaratnya pesawat Vision Airlines dari New York.

Gambar-gambar televisi menunjukkan kedua pesawat itu diparkir bersebelahan.

Wartawan BBC di Wina, Bethany Bell mengatakan tidak ada pernyataan resmi dari kedua pemerintah mengenai cara pertukaran itu. Ia menambahkan bahwa dimasa lalu pihak ketiga digunakan untuk membantu pertukaran itu.

Konspirasi

Ke-10 agen Rusia mengaku bersalah dan dalam bahasa hukum disebut ''melakukan konspirasi untuk bertindak sebagai agen gelap sebuah negara asing''. Tuduhan pencucian uang yang mempunyai konsekuensi lebih serius dibatalkan.

Penampilan mereka di persidangan pengadilan New York merupakan yang pertama setelah ditangkap bulan lalu.

Image caption Mata-mata Rusia dalami pengadilan New York

Jaksa penuntut mengatakan para terdakwa menyamar sebagai warga negara biasa, beberapa diantaranya hidup berpasangan, dan mendapat perintah badan intelejen Rusia, CVR, untuk menginfiltrasi jaringan pembuat kebijakan dan mengumpulkan informasi.

Kesemuanya tampil murung di pengadilan. Dua diantara terdakwa, pasangan suami istri, saling menentramkan dan berpegangan tangan serta tersenyum.

Wartawan BBC di Washington, Kevin Connoly mengatakan ada kesepakatan di Amerika untuk mendeportasi agen-agen tersebut dengan cepat karena kedua pemerintahan tidak ingin persoalan ini merusak upaya kedua negara untuk memperbaiki hubungan yang seringkali bermusuhan.

Dari dokumen pengadilan diketahui nama asli lima orang Rusia yang terlibat:

  • Richard Murphy dan Cynthia Murphy, warga Rusia dengan nama Vladimir Guryev dan Lydia Guryev
  • Donald Howard Heathfield dan Tracey Lee Ann Foley, warga Rusia dengan nama Andrey Bezrukov dan Elena Vavilova
  • Juan Lazaro mengaku sebagai warga Rusia dengan nama Mikhail Vasenkov

Michael Zottoli dan Patricia Mills sebelumnya sudah mengaku sebagai warga Rusia bernama asli Mikhail Kutsik dan Natalia Pereverzeva, Anna Chapman dan Mikhail Semenko beroperasi di Amerika menggunakan nama asli mereka, sementara Vicky Pelaez dilahirkan di Peru.

Tersangka ke-11 dikenal dengan nama Christopher Metsos menghilang setelah dibebaskan dengan jaminan usai penangkapannya di Siprus.

Kremlin sementara itu mengeluarkan nama mereka yang dibebaskan Rusia:

  • Igor Sutyagin, ilmuwan nuklir yang dipenjara tahun 2004 karena menjadi mata-mata CIA
  • Sergei Skripal, anggota badan intelejen militer Rusia ditangkap tahun 2006 karena menjadi mata-mata Inggris
  • Alexander Zaporozhsky, mantan anggota badan intelejen luar negeri Rusia ditangkap tahun 2003
  • Gennadiy Vasilenko, dilaporkan mantan agen KGB