Pesta kemenangan Piala Dunia Spanyol

Iker Casillas
Image caption Kapten tim Spanyol, Iker Casillas, mengangkat Piala Dunia yang mereka rebut ketika mendarat di Bandara Barajas.

Ratusan ribu warga Spanyol berkumpul di jalan-jalan kota Madrid untuk merayakan kemenangan Piala Dunia pertama negara itu.

Para pemain timnas Spanyol naik bus terbuka, dan berkeliling sambil membawa Piala Dunia dan mengibarkan bendera besar Spanyol. Bus bergerak perlahan ditengah lautan manusia.

Masa menyambut sejak kapten tim Spanyol, Iker Cassilas keluar dari pesawat dengan mengangkat Piala Dunia.

Krisnawati Desi Purnawestri, kepala fungsi penerangan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Madrid yang ikut menyaksikan parade timnas Spanyol di salah satu jalan utama mengatakan ia menunggu tiga jam sampai bus terbuka yang membawa para pemain lewat.

"Riuh rendah, semua meneriakkan para pemain bola, mulai dari Cassilas, Iniesta dan Puyol, dan meneriakkan Viva Espana, Campeones, Campeones, seru banget," kata Desi kepada BBC Indonesia.

"Para pemain melemparkan kaos dan boneka gurita berwarna merah kepada para penonton yang sudah menunggu," tambah Desi.

Boneka gurita yang disinggung Desi adalah Paul, gurita di akuarium Sea Life, Oberhausen, Jerman yang dengan tepat meramal kemenangan Spanyol di final Piala Dunia atas Belanda.

Sebelumnya Raja Juan Carlos secara pribadi menerima timnas dan memberikan selamat kepada mereka.

"Terima kasih juara, atas nama seluruh Spanyol dan semua orang Spanyol," katanya setelah menyambut 23 pemain tim Spanyol di istana kerajaan di Madrid.

"Kalian mempersatukan semua warga Spanyol, membuat mimpi menjadi kenyataan dan memancarkan nama Spanyol di seluruh dunia," tuturnya seperti dikutip kantor berita AFP.

Dia didampingi istrinya, Ratu Sofia, dan putri tertuanya, Putri Elena, dan keduanya mengenakan gaun merah yang merupakan warna tim nasional Spanyol.

Parade kemenangan tim Spanyol diperkirakan akan dihadiri oleh satu juta orang dan usai perayaan resmi, warga Spanyol diperkirakan akan terus berpesta sepanjang malam.

Iniesta disebut PM

Sementara itu Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero menyebut khusus Andres Iniesta -yang menciptakan gol kemenangan Spanyol- sebagai contoh yang baik bagi kaum muda.

"Dia mencerminkan sepakbola yang baik dan kualitas manusia. Saya ingin menyebut khusus seseorang yang kemarin mengingat orang yang sudah tidak bersama kita lagi saat menciptakan gol," kata Zapatero.

Begitu menciptakan gol, Iniesta membuat kostum tim nasional Spanyol dan pada kaus dalamnya dia menulis dalam Bahasa Spanyol "Dani Jarque, selalu bersama kita."

Jarque, yang bermain di klub Espanyol, meninggal dunia saat latihan Agustus 2009 pada usia 26 tahun.

Dia merupakan teman satu tim Iniesta di saat bermain untuk tim Spanyol di bawah 17 tahun, 19 tahun, dan 21 tahun. Karena aksi membuka kostum, Iniesta diganjar kartu kuning.

Iniesta memberikan kaus tim nasional Spanyol, yang sudah ditandatangani seluruh pemain kepada Perdana Menteri Zapatero.

Menyambut 'campeones'

Image caption Iniesta membuka kostum untuk mengenang temannya.

Spanyol meraih Piala Dunia setelah mengalahkan Belanda 1-0 dalam pertandingan final Minggu 11 Juli 2010.

Satu-satunya gol dalam pertandingan itu tercipta pada menit ke 115 lewat kaki Andres Iniesta.

Kedatangan tim Spanyol disambut oleh banyak pendukung yang sengaja menunggu di Bandara Barajas.

Teriakan para pendukung dan klakson mobil terdengar ketika kapten tim Spanyol, Iker Casillas, keluar dari pintu pesawat dan mengangkat Piala Dunia.

Pesawat yang membawa mereka dari Afrika Selatan dihias dengan tulisan campeones, yang artinya juara, sementara bendera Spanyol dikibarkan dari ruang kemudi pesawat.

Para pemain diberi waktu istirahat di hotel dekat bandara sebelum menuju istana kerajaan untuk bertemu ratu dan keluarganya dan setelah itu ke istana Moncloa untuk bertemu dengan Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero.

Berita terkait