AS bantah culik ilmuwan Iran, Shahram Amiri

Image caption Amiri hilang di Arab Saudi lebih setahun lalu saat naik haji.

Seorang juru bicara departemen luar negeri Amerika, PJ Crowley, mengatakan bahwa ilmuwan Iran Shahram Amiri datang ke Amerika atas keinginannya sendiri dan jika ingin bebas meninggalkan negara itu.

Crowley kemudian mengatakan bahwa Amiri dijadwalkan meninggalkan Amerika pada Senin lalu tetapi tidak bisa mendapat dokumen yang dibutuhkan untuk singgah di negara ketiga dalam perjalanan menuju Iran.

Tidak ada penerbangan langsung dari Amerika ke Iran dan kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.

Crowley mengatakan Amiri telah berada di Amerika dalam waktu cukup lama.

Iran sebelumnya menuduh bahwa ilmuwan itu diculik, sementara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat berulang kali membantah tuduhan itu.

Naik haji

Amiri hilang di Arab Saudi lebih dari setahun lalu ketika sedang naik haji.

Dia muncul di dua rekaman video dengan dua versi yang berbeda atas insiden itu.

Dalam satu video dia menyatakan diculik CIA, tetapi di video lain dia mengaku sedang menuntut ilmu di Amerika.

Sekarang Amiri berlindung di Kedutaan Besar Pakistan, yang memiliki seksi khusus untuk melayani dan mewakili kepentingan Iran. Dia datang ke gedung itu Senin malam.

Ada sejumlah laporan bahwa Amiri membelot dan bekerja sama dengan CIA.

Yang menarik, Crowley menambahkan bahwa Amiri telah memberi tahu pihak berwenang Amerika bahwa dia ingin meninggalkan negara itu, yang tampaknya membenarkan bahwa para pejabat Amerika memang berhubungan dengannya selama dia berada di negara itu.

Berita terkait