Apple akan jelaskan iPhone 4

iphone4
Image caption Konsumen mengeluhkan masalah antena iPhone4 yang tidak stabil

Apple akan mengadakan jumpa pers mendadak hari Kamis (15/07) untuk menjelaskan iPhone 4 disaat desakan agar perusahaan ini mengatasi masalah antena telpon genggam jenis baru ini meningkat.

Perusahaan ini menolak rincian apakah acara jumpa pers ini akan membicarakan masalah penerimaan yang dihadapi oleh pengguna jenis terbaru iPhone yang diluncurkan bulan lalu itu.

Apple dikritik para pengamat dan konsumen dalam menangani keluhan itu.

Pengamat industri mengatakan perusahaan itu menghadapi resiko merusak reputasinya sendiri karena penanganan keluhan iPhone 4.

"Tampaknya memang ada krisis kepemimpinan di sana," ujar Patrick Kereley, pakar strategi digital perusahaan Komunikasi Levick Strategi yang berurusan dalam manajemen krisis dan perlindungan reputasi.

"Ada banyak laporan yang saling berlawanan mengenai masalah itu dan juga kebingungan di pasar. Mereka perlu satu rencana agresif untuk mengatasinya. Perusahaan zaman sekarang harus bereaksi cepat sebelum obrolan di Facebook atau Twitter menjadi berita utama media, dan ini terjadi dalam kasus iPhone4," ujar Kereley kepada BBC.

Pandangan ini didukung oleh sejumlah manajer produk dan analis industri teknologi.

"Mereka tidak mengatasi masalah ini dengan baik dan membuatnya menjadi masalah yang lebih besar dari seharusnya," ujar Van Baker, wakil presiden senior perusahaan Gartner.

Masalah membesar

Laporan mengenai masalah pada antena iPhone 4 muncul sesaat setelah telpon genggam ini dijual ke konsumen tanggal 24 Juni. Saat itu sejumlah pengguna mengatakan kekuatan sinyal turun dan hubungan pembicaraan putus ketika mereka memegang telpon itu di sisi kiri bawah.

Sejumlah rekaman video yang mengeluhkan masalah sinyal iPhone 4 pun dipasang di situs YouTube.

Beberapa hari kemudian satu surat elektronik yang disinyalir berasal dari salah satu pendiri Apple, Steve Jobs, beredar setelah satu pengguna menghubunginya untuk mencari tahu apakah ada cara untuk memperbaiki masalah itu.

BoyGeniusReport.com, satu blog Apple, menerbitkan salinan jawaban Steve Jobs yang berbunyi "anda termakan gosip. Tenang saja".

Keaslian korespondensi elektronik ini tidak pernah dikonfirmasi atau dibantah oleh Apple tetapi membuat para pengecam dan pencinta Apple panas dengan nada jawabannya.

"Kesombongan surat elektronik itu, asli atau tidak, menambah masalah bagi Apple ketika mereka seharusnya berterus terang dan mengatakan ini yang terjadi sebenarnya," ujar Rob Enderle, analis teknologi dari Kelompok Enderle.

Tanggal 2 Juli, Apple mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa perusahaan ini "kaget" dengan laporan soal sinyal dan satu penyelidikan menemukan bahwa ada kesalahan dalam gambar kekuatan tanda sinyal di iPhone 4, dan tidak ada masalah dalam sinyal itu sendiri.

Kotak iPhone jenis terbaru ini terbuat dari baja tahan karat dan juga berfungsi sebagai antena.

Uji coba yang dilakukan oleh Laporan Konsumen membenarkan ada masalah dalam penerimaan sinyal iPhone 4. Dan Laporan Konsumen mengatakan tidak bisa merekomendasikan telpon ini untuk dibeli konsumen, satu langkah yang memukul Apple.

Ditarik dari pasar

Masalah antena iPhone 4 semakin meningkat dalam 48 jam terakhir.

Muncul desakan agar telpon ini ditarik dari pasar tetapi langkah ini tampaknya tidak akan terjadi karena dampaknya pada Apple akan besar.

Image caption Email yang diduga dari Steve Jobs dikritik karena tidak serius

"Apple mungkin merupakan salah satu merek paling penting dalam 50 tahun," ujar Olivier Blanchard, presiden perusahaan marketing Brand Builder.

"Mereka adalah bintang rock di bidangnya dan saya yakin masalah dengan iPhone 4 menjadi alasan untuk menyerang perusahaan yang demikian besar. Lima tahun lalu ketika mereka tidak dianggap, hal ini mungkin bukan satu masalah," ujar Blanchard.

Pengamat memperkirakan langkah menarik iPhone 4 akan memakan biaya hingga US$1,5 miliar sementara memberi satu pengganjal karet secara cuma-cuma untuk mengatasi masalah antena jauh lebih kecil, hampir $180 juta.

Meski ada pemberitaan negatif ini, sejumlah pengamat melaporkan bahwa konsumen tidak berhenti membeli telpon genggam itu.

"Sejauh ini, kami belum melihat ada perubahaan dalam pola permintaan dan untuk itu kami tidak mengubah perkiraan bahwa 7,5 juta iPhone akan terjual pada kuartal bulan Juni dan 40 juta di akhir tahun 2010," ujar Shaw Wu dari Kaufman Bros.

"Bahkan, sumber-sumber kami mengisyartkan bahwa Apple kesulitan memenuhi permintaan yang tinggi karena keterbatasan pasok layar. Jika masalah antena ini menjadi lebih besar, perkiraan pembelian iPhone ini baru akan terancam."

Berita terkait