Bom meledak di masjid Iran

Zahedan Mosque
Image caption Ledakan terjadi saat perayaan ulang tahun cucu Nabi Muhammad

Lebih dari 20 orang tewas dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka setelah serangan kembar bom bunuh diri menyerang sebuah masjid Syia di Iran.

Beberapa anggota Garda Revolusi Iran disebut-sebut termasuk dalam daftar yang tewas.

Pejabat setempat mengatakan setidaknya 100 orang terluka di luar masjid Jamia di kawasan tenggara Zahedan atau wilayah terbesar Suni.

Kota yang merupakan ibukota Provinsi Sistan-Baluchistan, telah menjadi target sebelum Abdolmalek Rigi pemimpin Jundullah atau kelompok pemberontak Suni digantung tahun lalu.

Televisi Al-Arabiya melaporkan telah menerima sebuah e-mail yang diduga berasal dari Jundullah, yang mengatakan kelompok ini bertanggung jawab atas serangan tersebut sebagai balasan dari eksekusi Rigi.

Ledakan terjadi ketika umat sedang merayakan hari kelahiran Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad.

"Penyerang pertama berpakaian seperti perempuan, mencoba masuk kedalam masjid, tapi berhasil dicegah,'' kata anggota parlemen setempat Hossein Ali Shahriari kepada kantor berita Fars.

"Tiga atau empat orang tewas saat bom pertama meledak, dan ketika orang datang untuk membantu orang yang terkena ledakan, seorang pembom lainnya meledakan diri''

Wakil Menteri Dalam Negeri Ali Abdollahi menggambarkan serangan itu sebagai ''operasi bunuh diri'' katanya kepada AFP.

Berita terkait