Sembilan tewas karena cuaca dingin

Cuaca dingin di Argentina
Image caption Cuaca sangat dingin menyebabkan sembilan orang tewas

Cuaca dingin ekstrem Argentina dengan es dan salju berlebihan menyebabkan sedikitnya sembilan orang tewas.

Menurut laporan LSM lokal, sebagian besar korban adalah kalangan tunawisma di ibu kota Buenos Aires karena hipotermia.

Cuaca dingin yang melanda permukaan Antartika menyebabkan suhu jatuh di Amerika Selatan.

Korban meninggal juga dilaporkan terjadi di Paraguay, Uruguay dan Bolivia.

"Gelombang udara dingin dari kutub mempengaruhi semua wilayah Argentina dengan dingin yang sangat membekukan," ujar badan meteorologi Argentina.

Suhu paling rendah tercatat minus 14C di Patagonia dan Amerika Tengah. Sedangkan di kawasan utara Argentina antara 0C sampai 3C.

Argentina telah meningkatkan impor listrik dari Brasil dan membatasi penggunaan gas alam oleh industri untuk menjamin peningkatan penggunaan energi dalam negeri bisa dipenuhi.

Gelombang dingin juga menerpa Bolivia dimana media lokal melaporkan sedikitnya dua orang tewas di kawasan tropis Santa Cruz.

Kementerian Pendidikan Bolivia memerintahkan sekolah disana untuk tutup sampai 21 Juli karena cuaca dingin.

Temperatur rendah juga terjadi di Cile, Brasil selatan dan Peru timur.

Cuaca dingin yang tidak biasa di Amerika Selatan terjadi menyusul musim dingin paling parah di wilayah utara bumi.