Tabrakan KA India, 50 tewas

Kecelakaan KA India
Image caption Sebuah kereta penumpang menabrak kereta di stasiun Sainthia

Kecelakaan kereta api di India timur menewaskan sedikitnya 50 orang.

Saksi mata mengatakan, kereta penumpang menerjang kereta lain yang sedang berhenti di sebuah stasiun di kota Sainthia, negara bagian Bengala Barat, Senin dinihari.

Lebih dari 100 orang terluka dalam kecelakaan itu.

Gambar-gambar televisi menunjukkan penduduk setempat memanjat kereta api yang terguling saat mencari orang yang selamat. Penyebab kecelakaan masih belum diketahui.

Operasi penyelamatan besar besaran sedang berlangsung. Relawan berusaha membebaskan para penumpang yang terperangkap di puing kereta api dengan alat pemotong gas dan peralatan lainnya.

Jenazah diangkat

Para pejabat lokal menyatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 0200 Senin dinihari ketika Uttar Banga Express menabrak kereta api Vananchal Express yang sedang berada di stasiun, sekitar 200 kilometer sebelah utara Calcutta.

"Orang-orang yang tewas sedang dalam perjalanan di gerbong yang kosong," kata manajer lalu lintas KA Sunil Banerjee kepada kantor berita AFP.

"Kami belum memiliki jati diri mereka dan informasi penting lainnya mengenai mereka kepada keluarganya," katanya.

Para pejabat yakin bahwa kereta itu dijejali para penumpang yang dalam perjalanan menuju ke tempat kerja sesudah menghabiskan akhir pekan dengan keluarga.

Dampak tabrakan itu begitu kuat sehingga atap salah satu gerbong menghantam jembatan pejalan kaki di atas jalur kereta api.

Kecelakaan seperti ini sering terjadi di negara bagian India ini.

Perusahaan kereta api India mengoperasikan 9.000 kereta penumpang dan barang untuk melayani 18 juta orang setiap hari.