Wartawan Yunani ditembak mati di Athena

Sokratis Giolias
Image caption Giolias akan menerbitkan hasil penyelidikan tentang korupsi.

Seorang wartawan investigatif Yunani ditembak mati di depan rumahnya di ibukota Athena.

Sokratis Giolias, 37 tahun, ditembak sampai 15 kali lebih di kawasan Ilioupoli, seperti dinyatakan polisi.

Menurut rekan-rekannya, Giolias, akan menerbitkan hasil penyelidikan tentang korupsi.

Polisi mengatakan masih akan mempelajari motif penembakan namun dugaan awal adalah penembakan itu bukan dilakukan oleh kelompok gerilyawan sayap kiri Yunani.

Giolias adakah kepala pemberitaan di sebuah stasiun radio swasta, Thema FM, dan dia memiliki blog yang terkenal yang diberi nama Troktiko.

"Seseorang ingin membungkam wartawan investigatif yang amat baik yang menginjak banyak jempol dengan beritanya," kata Panos Sobolos, presiden Persatuan Wartawan Athena.

Sementara itu Ketua Parlemen Yunani, Philippos Petsalnikos, mengungkapkan kemarahan dan dukanya atas "tindakan pembunuhan yang keji."

Apartemennya diketuk

Wartawan BBC di Athena, Malcolm Brabant, mengatakan pembunuhan antar kelompok penjahat memang sering terjadi di Yunani, namun pembunuhan wartawan amat jarang.

Pembunuhan wartawan terakhir kalinya terjadi pada pertengahan 1980-an, ketika kelompok gerilyawan yang menyebut diri November 17 membunuh seorang wartawan dari harian yang beraliran konservatif.

Giolias tampaknya dibunuh oleh seorang pembunuh bayaran.

Polisi sedang mencari dua atau tiga pria bersenjata yang menyamar sebagai satuan pengamanan dan menggunakan jaket anti peluru.

Senin pagi waktu setempat, mereka mengetuk apartemen Giolias, membawa dia ke jalan dan menembaknya sampai mati.

Mobil yang digunakan para pembunuh sudah ditemukan dalam keadaan ditinggal dan terbakar.

Berita terkait