Jeli kurangi penularan Aids

Jeli anti Aids
Image caption Perempuan yang mengikuti uji coba memakai jeli sesuai petunjuk

Jeli anti Aids yang digunakan untuk vagina telah mengurangi tingkat penularan HIV dari orang yang terinfeksi dalam eksperimen di Afrika Selatan.

Mereka mengatakan, jeli yang mengandung obat anti Aids tenofovir mengurangi tingkat infeksi diantara 889 perempuan sampai 50% setelah satu tahun penggunaan dan 39% setelah 2,5 tahun penggunaan.

Jika hasil penelitian ini benar maka untuk pertama kalinya jeli mikrobiologis menunjukkan efektivitas.

Jeli seperti ini bisa menjadi pertahanan bagi kaum perempuan yang pasangannya menolak mengenakan kondom.

Cara baru untuk mencegah penularan HIV ini sangat dibutuhkan khususnya di sub-Sahara Afrika dimana hampir 60% mereka yang terinfeksi virus adalah perempuan.

Banyak perempuan sering dipaksa melakukan hubungan seks tidak aman dan secara biologis rawan tertular HIV dibandingkan perempuan.

Oleh karena itu penggunaan jeli merupakan pilihan menarik.

Lembaga-lembaga PBB yang menyambut temuan itu mengatakan akan mengumpulkan para pakar untuk konsultasi di Afrika Selatan bulan depan guna membahas langkah-langkah berikutnya terkait produk ini.