PM Inggris Cameron bertemu Presiden Obama

David Cameron dan Barack Obama
Image caption Kedua pemimpin antara lain membahas kebocoran minyak BP.

Kebocoran minyak Beyond Petroleum, BP, Afghanistan, dan ekonomi global menjadi agenda dalam pembicaraan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, dan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, di Washington.

Pembicaraan keduanya kini sedang berlangsung.

Menjelang kunjungan pertamanya ke Gedung Putih sebagai perdana menteri, Cameron menulis dalam sebuah surat kabar Amerika Serikat bahwa dia akan realistis dan rasional.

"Kami adalah mitra junior," tambahnya.

Cameron juga sepakat bertemu dengan empat senator AS sehubungangan dengan pembebasan pembom Lockerbie, walau sempat menyatakan tidak punya waktu untuk hal tersebut.

Para senator dari New York dan New Jersey itu meminta satu penyelidikan terkait dugaan bahwa Beyond Petroleum, BP, melakukan pendekatan agar Abdelbaset Ali al-Megrahi dibebaskan lebih awal.

Abdelbaset Ali al-Megrahi terbukti bersalah dalam pemboman pesawat Pan Am pada tahun 1988 yang menewaskan 270 orang.

Dia menderita kanker prostat dan dibebaskan oleh Menteri Kehakiman Skotlandia dengan alasan kemanusiaan karena diduga hanya akan bertahan hidup tiga bulan lagi.

Namun ternyata kondisi kesehatannya masih memungkinkan dia untuk hidup hingga 10 tahun mendatang.

Dalam wawancara dengan National Public Radio di Washington, Cameron mengatakan bahwa "seharusnya al-Megrahi meninggal di penjara" dan menambahkan bahwa pihak berwenang Skotlandia yang membebaskan dia, "bukan BP."

Berita terkait