Bendungan Tiga Ngarai berfungsi penuh

Bendungan Tiga Ngarai
Image caption Bendungan ini dibangun untuk mengatasi banjir di Cina tengah dan tenggara.

Para pejabat mengatakan Bendungan Tiga Ngarai -yang terletak di sungai terpanjang Cina, Yangtze- bisa mengatasi banjir terbesar yang pernah melanda setahun setelah selesai dibangun tahun lalu.

Permukaan air di bendungan raksasa ini naik empat meter semalam (Senin, 19/07), dan sekarang hanya 20 meter dibawah kapasitas maksimumnya.

Pihak berwenang mempergunakan bendungan ini untuk membatasi jumlah air yang mengalir ke hilir guna meminimalkan dampak banjir besar.

Beijing menyebut pengendalian banjir sebagai alasan utama pembangunan bendungan bernilai US$ 27,2 miliar.

Ratusan orang tewas di Cina tengah dan selatan dalam bencana banjir terburuk dalam lebih dari satu dekade di negara itu.

Bendungan Tiga Ngarai, yang merupakan bendungan terbesar di dunia, merupakan proyek kontroversial karena menggusur 1,4 juta warga.

Bendungan ini terletak di propinsi Hubei.

Aliran air semalam merupakan aliran paling cepat yang pernah tercatat, yaitu 70.00 m3 per detik.

Rangkaian longsor

Wartawan BBC mengatakan toko-toko di Guang, Provinsi Sichuan, terendam air dan warga menunggu kapal untuk mengirim pasok bantuan bagi keluarga mereka yang terjebak di rumah masing-masing.

Kapal-kapal bantuan dikendalikan oleh tentara Cina.

Sementara itu, media pemerintah melaporkan setidaknya 11 orang hilang akibat longsor yang disebabkan oleh hujan deras di sebuah desa di kabupaten Mianning, Provinsi Sichuan.

Sichuan dan Shaanxi dilanda serangkaian tanah longsor dalam beberapa hari ini yang menewaskan 37 orang dan hampir 100 orang hilang.

Lebih dari 35 juta orang di Cina terkena dampak cuaca buruk ini dan 1,3 juta telah diungsikan.

Ini merupakan bencana banjir terburuk di Cina sejak tahun 1998, saat itu 4.000 orang meninggal dan 18 juta orang kehilangan rumah.

Berita terkait