PLTA Rusia diserang, dua tewas

PLTA Baksan
Image caption PLTA Baksan diserang oleh kelompok tak dikenal menewaskan dua orang

Serangan bom dan senapan terhadap pembangkit listrik tenaga air di kawasan Kabardino-Balkaria, Rusia menewaskan dua petugas jaga dan melukai dua lainnya.

Empat bom menyebabkan kebakaran di ruang mesin PLTA yang kemudian bisa dipadamkan.

Menurut perusahaan listrik negara RusHydro, pasokan listrik tidak terpengaruh insiden ini.

PLTA itu terletak di pinggiran Sungai Baksan di wilayah Kaukasia Utara yang dilanda kekerasan akibat serangan Islam militan.

RusHydro menyatakan dalam situs internetnya bahwa ledakan itu mengguncang PLTA Rabu pukul 05.25 waktu setempat.

Para penyerang meledakkan empat bom di PLTA Baksan yang berkekuatan 25 mega watt sedangkan bom kelima gagal meledak.

Menurut juru bicara kepolisian Adlan Kakakuyev dua mobil membawa enam orang melakukan penyerangan, menembak dua petugas jaga dan melukai tiga lainnya.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab melakukan serangan.

PLTA Baksan dibangun tahun 1930-an.