PM Australia cari mitra koalisi

Julia Gillard
Image caption Gillard mengaku tak ada calon yang mengantongi suara mayoritas

Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan pihaknya telah menjalin kontak dengan para anggota parlemen independen menyusul pemilihan umum yang diperebutkan secara ketat antara Partai Buruh yang sedang memerintah dan Konservatif yang beroposisi.

Julia Gillard mengatakan dia ingin membentuk pemerintahan yang stabil dan efektif tetapi baik Gillard maupun pesaingnya tidak mengantongi suara mayoritas.

Dia mengaku kedua kubu kemungkinan besar tidak akan memperoleh 76 kursi parlemen, jumlah minimal untuk menjadi mayoritas tunggal.

"Sekarang jelas tak satu partai pun berhak memerintah dengan dukungan suara sendiri," kata Gillard.

Legitimasi

Gillard menambahkan bahwa Partai Buruh mengantongi suara terbanyak secara nasional.

Image caption Abbot mengatakan Partai Buruh kehilangan legitimasinya

Pesaing Gillard adalah pemimpin koalisi Liberal/Nasional Tony Abbot dan mengatakan pihaknya juga sedang mengadakan perundingan dengan empat anggota parlemen independen.

Abbot menegaskan Buruh telah kehilangan mayoritas kursi parlemen dan sekaligus kehilangan legitimasinya.

"Terdapat pembelotan keras terhadap pemerintah ini," katanya.

Sejumlah anggota parlemen Australia kini tampak memegang kunci pembentukan pemerintahan, antara lain adalah tiga anggota independen dan seorang anggota dari Partai Hijau.

Australia terakhir kali memiliki parlemen gantung pada tahun 1940.

Berita terkait