BP berhasil tutup sumur bocor

Dampak kebocoran
Image caption BP mengeluarkan biaya besar untuk membersihkan dampak kebocoran

Kebocoran sumur yang menyebabkan jutaan barel minyak mengalir ke Teluk Meksiko berhasil ditutup, menurut para pejabat Amerika Serikat.

Uji coba perusahaan BP dengan menggunakan katup semen berhasil menutup sumur.

Presiden Obama menyambut berita itu dan berjanji untuk terus membantu mereka yang terkena dampak kebocoran.

Kebocoran minyak terparah dalam sejarah Amerika itu bermula saat anjungan Deepwater Horizon meledak tanggal 20 April dan menewaskan 11 pekerja. Anjungan itu kemudian tenggelam.

Terobosan penting

Pejabat tinggi federal Amerika yang menangani bencana itu Laksamana Thad Allen mengatakan sumur itu "secara efektif telah mati".

"Langkah pengawasan tambahan akan dilakukan namun kami dapat katakan secara pasti bahwa Sumur Macondo tidak lagi merupakan ancaman bagi Teluk Meksiko," kata Laksamana Allen.

Penutup sementara dipasang tanggal 15 Juli sementara sumur penampung digali. Sumur penampung tersebut bisa disambungkan dengan sumur yang bocor sehingga para teknisi dapat memompa semen dan membentuk penutup permanen "kill".

Bencana itu menyebabkan kerusakan lingkungan sepanjang ratusan kilometer di pesisir Amerika. Bencana itu menyebabkan pemimpin eksekutif BP Tony Hayward mengundurkan diri dan pengeboran minyak lepas pantai dihentikan.

Dalam satu pernyataan, Presiden Obama menyambut "terobosan penting" itu dan berterima kasih kepada semua yang "telah bekerja keras menangani krisis dan menyelesaikan tantangan ini dan melakukan langkah kritis untuk menjamin sumur tidak lagi bocor selamanya".

Dampak kebocoran

Dampak terhadap perekonomian dan satwa liar masih belum dihitung sepenuhnya.

Ia mengatakan akan tetap bertekad "melakukan semua hal untuk menjamin Pesisir Teluk benar-benar pulih dari bencana ini".

Dampak kebocoran terhadak lingkungan belum dihitung sepenuhnya

Ia menambahkan: "Langkah ini tidak akan mudah, namun kita akan terus bekerja sama dengan masyarakat di seputar Teluk untuk membangun kembali kehidupan mereka dan memulihkan kondisi lingkungan."

Biaya yang dikeluarkan untuk menangani bencana ini oleh BP sangat besar. Perusahaan itu telah membentuk dana kompensasi sebesar US$ 20 miliar dan membayar US$ 8 miliar sejauh ini untuk biaya pembersihan.

Dengan penutupan permanen ini, BP dapat meninggalkan tempat bencana dan menangani dampak kebocoran.

Pada awal Agustus lalu, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa tiga perempat kebocoran minyak telah dibersihkan.

Selebihnya diperkirakan ditangani dengan cepat.

Namun penelitian baru-baru ini menunjukkan minyak mentah bawah laut yang semula mencapai kawasan 2 km menyebar sekitar 35 km dari tempat kebocoran.

Walaupun sejumlah kalangan optimistik tentang upaya pembersihan ini, kerugian ekonomi, dan kerusakan ekosistem di Teluk Meksiko masih sulit untuk dihitung secara total.

Berita terkait