Aliansi kanan tengah menang pemilu Swedia

Perdana Menteri Fredrik Reinfeldt
Image caption Aliansi pimpinan Fredrik Reinfeldt gagal meraih mayoritas di parlemen.

Pemerintahan aliansi kanan tengah Swedia kembali menang pemilu namun tidak mampu meraih mayoritas.

Hasil resmi sementara pemilu memperlihatkan koalisi empat partai pimpinan PM Fredrik Reinfeldt mendapat 173 dari total 349 kursi parlemen

Sementara Demokrat Swedia yang beraliran kanan jauh mendapat 4% lebih suara sehingga bisa masuk parlemen untuk pertama kali.

Reinfeldt sudah menyatakan kemenangan dan akan menggalang dukungan dari Partai Hijau.

Namun Partai Hijau sudah menjalin aliansi dengan partai kiri tengah, Sosial Demokrat, dan jurubicara Partai Hijau, Maria Wetterstrand, mengatakan blok oposisi tetap bersatu.

Adapun pemimpin Sosial Demokrat, Mona Sahlin, sudah menyatakan kekalahan.

"Kita tidak mampu meraih kembali keyakinan," katanya kepada para pendukungnya.

"Sekarang terserah pada Fredrick Reinfeldt tentang rencana memerintah Swedia tanpa pengaruh politik Demokrat Swedia."

Isu imigrasi

Reinfeldt sudah menegaskan kembali tidak akan membentuk koalisi dengan kubu kanan jauh.

"Saya sudah jelaskan bagaimana kami mengatasi situasi yang tidak pasti ini," katanya.

"Kami tidak akan bekerja sama atau menjadi tergantung pada Demokrat Swedia."

Namun pemimpin Demokrat Swedia, Jimmie Akesson, mengatakan partainya akan menggunakan kesempatan ini untuk membuat mereka didengar.

"Kami sudah menjadi subyek sensor -boikot media- karena kami tidak diundang untuk debat nasional apapun," tuturnya.

Partai ini tampaknya meraih perolehan suara yang meningkat karena mengangkat isu imigrasi, seperti dilaporkan wartawan BBC, Damien McGuinness.

Imigran di Swedia mencapai 14% dari total 9,4 juta penduduk.

Kelompok imigran terbesar berasal dari negara tetangga Finlandia, diikuti Irak dan negara-negara bekas Yugoslavia serta Polandia.

Berita terkait