Kongres AS setujui sanksi atas Cina

Sander Levin
Image caption Sander Levin mengatakan keputusan ini terkait lapangan kerja di Amerika

Sebuah komisi Kongres Amerika menyetujui RUU yang akan menerapkan sanksi perdagangan balasan terhadap Cina.

Ini berarti DPR Amerika akan mengadakan pemungutan suara minggu depan.

RUU itu juga akan membolehkan Amerika menerapkan tarif impor terhadap negara-negara yang nilai mata uangnya jauh di bawah nilai sebenarnya.

Untuk menjadi undang-undang, RUU ini juga harus disetujui oleh Senat, yang belum pasti akan meloloskannya menjelang pemilihan sela bulan November mendatang.

Amerika menuduh Cina merendahkan nilai mata uangnya, yuan, untuk memberi keuntungan bagi ekspornya yang merugikan negara lain.

"Manipulasi Cina yang persisten merupakan gangguan besar dalam pasar internasional," kata Sander Levin, Ketua Komisi Pendapatan Negara DPR Amerika.

"(Yuan) memiliki dampak besar terhadap para buruh di Amerika dan juga lapangan kerja di Amerika. Inilah masalahnya."

RUU itu juga akan membutuhkan penilaian Departemen Perdagangan AS mengenai seberapa besar sebuah mata uang di bawah nilai sebenarnya sebelum bisa dianggap sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.

Bulan Agustus lalu Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk menghentikan penyelidikan yang lebih umum mengenai nilai mata uang Yuan walaupun sudah memutuskan bahwa Cina dengan tidak adil memberi subsidi kepada para eksportir aluminium negara itu.

Berita terkait