Belanda harapkan lawatan SBY terlaksana

Maxime Verhagen
Image caption Menlu Belanda Maxime Verhagen sudah memanggil duta besar Indonesia di Den Haag.

Pemerintah Belanda berharap pengadilan Den Haag segera memutus gugatan Republik Maluku Selatan yang menuntut agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditangkap dalam kunjungannya di Belanda.

Perkara ini akan disidangkan di Den Haag pada pukul 20 WIB hari Selasa (05/10).

Dalam keterangan kepada BBC Indonesia, juru bicara menteri luar negeri Belanda Bart Rijs mengatakan putusan yang cepat akan memungkinkan kunjungan Presiden terlaksana.

Pemerintah Belanda memastikan pembatalan keberangkatan Presiden Yudhoyono berkaitan dengan gugatan yang diajukan Presiden RMS John Wattilete.

Rijs mengatakan gugatan tersebut sebagai perkara sumir yang harus segera diputus.

Pemerintah Belanda menegaskan bahwa rencana kunjungan Presiden Yudhoyono ditunda, bukan dibatalkan.

'Most Welcome'

Rijs mengatakan menteri luar negeri Belanda Maxime Verhagen sudah memanggil Duta Besar Indonesia untuk Belanda JE Habibie guna menegaskan bahwa Presiden Yudhoyono mendapat kekebalan hukum penuh dan "most welcome" di Belanda.

Presiden SBY semula dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan atas undangan Ratu Beatrix dan Perdana Menteri Jan Peter Balkenende antara 5 Oktober hingga 10 Oktober.

Namun secara mendadak Presiden membatalkan keberangkatannya ketika sudah berada di bandar udara Halim Perdanakusumah, Jakarta.