Pesta olahraga Persemakmuran 'sukses'

Acara penutupan yang meriah
Image caption India meraih 38 medali emas, perolehan terbaik sepanjang sejarah.

Kepala badan olahraga negara Persemakmuran Mike Fennell menyebut ajang olahraga di Delhi tahun 2010 sebagai sebuah sukses meski diawali denagn sejumlah masalah.

Delhi berhasil mengatasi persoalan keamanan dan infrastruktur hingga ditutup dengan sebuah upacara meriah Kamis malam.

"Delhi sudah menunjukkan (kemampuannya)," kata Fennell. "Kompetisi berlangsung baik, lokasi pertandingan menggunakan standar tinggi sementara para atlet juga senang."

Fennell mengakui keputusan untuk menyelenggarakan ajang olahraga di Delhi dipertanyakan berbagai pihak akibat rangkaian masalah dalam proses persiapannya.

Kampung atlet bermasalah, lapangan kompetisi belum selesai, jembatan penyeberangan ambruk, sistem penjualan tiket semrawut, penonton yang sangat sedikit serta masih ditambah dengan mundurnya sejumlah atlet terkenal dari ajang kompetisi.

Namun Fennell menegaskan Delhi tetap layak jadi penyelenggara sejak terakhir kali jadi tuan rumah ajang Asian Games 1982 dan menyatakan hasilnya cukup memuaskan.

"Sebelum dimulai orang menanyakan pada saya 'Kenapa ke India? Kenapa ke Delhi? kapan akan diumumkan pembatalan Commonwealth Games?'," tambahnya.

Bahkan India kemudian juga membuat kejutan dengan meraup 38 medali emas dan menyingkirkan Inggris dari kursi pengumpul medali emas kedua dibawah Australia.

Tantangannya kini menurut Fennell adalah mencoba membujuk para atlet terkemuka -seperti pelari kilat Jamaika, usain Bolt- agar mau bertanding dalam ajang Commenwealth berikutnya di Glasgow 2014. Bolt memilih absen di Delhi.