Wabah kolera di Haiti tewaskan 200 orang

kolera di haiti
Image caption Untuk pertama kali dalam 100 tahun muncul wabah kolera di Haiti

Lembaga-lembaga bantuan di Haiti meningkatkan upaya mengatasi wabah kolera yang sejauh ini menewaskan lebih dari 200 orang.

Upaya dilakukan ketika berbagai pihak mengkhawatirkan wabah kolera mendekati ibukota Port-au-Prince.

"Jika ada kasus kolera di Port-au-Prince, satu-satunya cara untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan melakukan isolasi," kata juru bicara PBB Imogen Wall.

"Prioritas kami saat ini adalah mencegah wabah ini di ibukota," tambah Wall.

Kolera menyebabkan diare dan muntah-muntah.

Akibat dari dua gejala ini, orang yang terkena kolera mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Bila tidak mendapatkan perawatan dengan cepat, ia bisa meninggal dunia.

Rumah sakit darurat

Sejumlah rumah sakit darurat didirikan untuk merawat ribuan orang yang terkena penyakit ini dan alat pemurnian air didatangkan ke berbagai lokasi yang terserang wabah.

Menteri Kesehatan Haiti Alex Larsen meminta masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun, tidak memakan sayuran mentah, memasak air minum, dan tidak lagi mandi di sungai.

Pemerintah Haiti memperingatkan akan muncul bencana besar bila wabah menyerang kam-kam pengungsi yang menjadi tempat tinggal para korban gempa bumi Januari lalu.

Beberapa laporan menyebutkan pasien harus pergi ke ibukota untuk mendapatkan perawatan karena klinik di beberapa kota tak mampu lagi menerima pasien baru.

Ini adalah wabah kolera pertama di Haiti dalam kurum 100 tahun.

Berita terkait